Beranda Analisa Forex Analisa Teknikal EURUSD 02 Februari 2018

Analisa Teknikal EURUSD 02 Februari 2018

590
0

EURUSD D1 020218 Analisa Teknikal EURUSD 02 Februari 2018

EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (01/02) kembali mengalami kenaikan tajam, bahkan langsung mendekati resistace di level 1.2530. EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin dibuka pada level 1.2410 dan ditutup pada level 1.2510, mengalami kenaikan hingga 100 pips.

Sepertinya, jika dilihat dari kekuatan trend yang terjadi saat ini, bukan tidak mungkin GBP/USD dapat terus mengalami kenaikan drastis. Apalagi, pullback yang terjadi / retracement bahkan tidak sampai pada level Fibo 23.6. Artinya, pergerakan kenaikan yang terjadi kemarin masih memiliki efek yang besar untuk hari ini. Namun, konfirmasi benar atau tidaknya kenaikan yang terjadi dapat kita lihat jika harga dapat menembus dengan candle strong di level resistancfe 1.2521.

Kemungkinan harga untuk naik lebih lanjut masih sangat terasa, apalagi level supply di sekitar harga saat ini hampir tidak di gubris oleh para seller, dan justru akumulasi buy yang terjadi semakin besar.

Jadi, kita akan mencoba untuk Follow The Trend jika di timeframe H1 sudah terbentuk candle strong yang menunjukkan kenaikan akan berlanjut. Untuk mengetahuinya, mari kita lihat Chart H1.

.EURUSD H1 020218 Analisa Teknikal EURUSD 02 Februari 2018

Jika dilihat dari gambar diatas, retracement yang terjadi saat ini baru mencapai angka tengah-tengah antara level 0.0 dan 23.6, sehingga kemungkinan trend berkelanjutan secara kuat masih dapat terjadi.

Jika retracement dapat sampai pada level Fibo 50.0, kita harus skip kesempatan tersebut karena trend naik sudah melemah dan sangat riskan untuk follow the trend. Namun bukan berarti kita dapat langsung entri sell karena resikonya pun masih tinggi.

Entri dapat kita lakukan jika muncul candle yang menembus Shadow High sebelumnya, dengan closing yang tidak memiliki shadow high yang panjang. Untuk stop loss dapat kita letakkan pada level Fibo 50.0, sedangkan untuk take profit minimal bisa sampai pada RRR 1:3.

Sepertinya, kesempatan harga untuk naik lebih lanjut hampir bisa dipastikan. Apalagi trend kenaikan yang terjadi masih terlalu kuat. Sedangkan dari sisi fundamental, kita bisa mengetahui bahwa USD masih akan terus melemah dalam jangka panjang akibat kenaikannya setelah krisis 2008 -2009 membuat USD naik hingga lebih dari 10%.

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses