
GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (01/02) kembali mengalami kenaikan tajam, dibuka pada level 1.4189 dan ditutup pada level 1.4263. Kemungkinan besar, untuk akhir pekan ini harga dapat mengalami kenaikan lebih lanjut, mungkin menembus level resistance 1.4360-an.
Secara fundamental, kita dapat mengetahui bahwa kesepakatan Brexit Inggris memang belum jelas. Namun, pada mata uang USD terdapat sentimen bahwa mata uang tersebut akan melemah dalam jangka panjang. Hal ini terkait dengan kenaikan USD secara rata-rata sudah naik hingga 14% sejak tahun 2008, sehingga pelemahan berkelanjutan akan terjadi.
Secara teknikal, GBP/USD sedang mengalami trend naik yang berkelanjutan, kemudian shadow high yang diciptakan belum menunjukkan perlawanan dari para seller. Jadi, kesempatan untuk buy @breakout menjadi lebih besar.
Jadi, hari ini kita akan berpihak pada bullish, jika resistance terakhir 1.4277 dapat di breakout oleh candle H1 dengan strong candle, tanpa perlawanan yang besar. Untuk itu, mari kita lihat Chart H1 agar entri yang dapat kita lakukan menjadi lebih jelas.

Dari gambar diatas, kita dapat melihat bahwa GBP/USD terlihat akan breakout high sebelumnya. Sehingga, jika candle terakhir tersebut breakout high candle sebelumnya dan tidak memiliki shadow high yang panjang, kita dapat melakuan entri buy dengan stop loss di level 50.0. Sedangkan untuk penempatan take profit, kita dapat menggunakan Fibo Expansion, ataupun dengan menggunakan area supply daily selanjutnya. Atau jika Reward yang didapatkan sudah minimal 1:2 atau lebih besar, maka order tersebut dapat kita liquid.
Psikologi dari Price Action hari ini adalah, harga mengalami kenaikan pesat, tanpa retest yang berarti. Bahkan, retracement yang terjadi tidak sampai pada level 23.6, dan candle bull dengan power cukup besar sudah tercipta. Sehingga, dengan jelas terlihat bahwa GBP/USD benar-benar akan mengalami kenaikan tajam jika resistance 1.4277 dapat di breakout penuh.







