Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Penguatan Dolar Diperkirakan Segera Barakhir

Penguatan Dolar Diperkirakan Segera Barakhir

755
0

Dalam perdagangan hari ini dolar AS tengah menguat saat ini, hasil polling Reuters yang sudah dikerjakan pada tanggal 7-9 Mei kemarin mengatakan bila kejayaan Dolar dalam satu bulan paling akhir ini juga akan memudar. Penguatan ekonomi AS dan kenaikan suku bunga The Fed tidak juga akan lama menyokong mata uang AS itu, peluang hingga tiga bulan yang akan datang.

 

Survey paling baru yang dikerjakan pada 60 paka forex yang ada di Reuters memeprediksikan, Dolar AS juga akan melemah tahun ini. Disamping itu, Euro juga akan melonjak sebesar 7 % dari level sekarang ini.

 

Sesuai keterangan yang mengkaji tiga penggerak kunci untuk Dolar AS serta karakter temporernya, kami tidak lihat ada argumen untuk Dolar AS untuk menaikkan, kata Viraj Patel, paka forex dari ING.  Kami sengaja untuk tingkatkan perkiraan pada kenaikan Dolar AS sampai musim panas ini, namun kami masih tetap percaya kalau akhir tahun 2018 hingga 2019, sistem struktural juga akan menggulingkan Dolar AS dari kejayaannya.

 

Dolar Masih tetap Didukung Harapan Fed Hike

 

Untuk sekarang ini, Dolar AS belum juga bergeming dari posisi tingginya. Sampai Kamis 10/Mei sore, Indeks Dolar masih tetap belum juga jauh dari posisi tertinggi dalam empat setengah bulan, yaitu di posisi 93. 02. Mulai sejak bulan April sampai sekarang ini, keseluruhan kenaikan Indeks Dolar menjangkau 4. 7 %.

 

Sedangkan dari keterangan ekonom dari Sumitomo Mitsui menyebutkan, kenaikan suku bunga The Fed (Fed Hike) jadi aspek yang mendorong kenaikan Dolar. Ia memonitor, sentimen investor sekarang ini bahkan juga lebih kuat dibanding dengan sentimen pada bulan Februari. Mungkin saja karna pada saat itu, ada kecemasan kenaikan suku bunga juga akan memukul jatuh harga saham.

 

Untuk sekarang ini, inflasi mengalami kenaikan serta tak ada faktor yang berpengaruh yang bisa tingkatkan tindakan penghindaran resiko. Bahkan juga, keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Iran nyatanya cuma memberi akibat minimnya pergerakan.

 

Dalam keadaan seperti ini, ketidaksamaan suku bunga pada akhirnya juga akan melakukan tindakan jadi penggerak paling utama untuk Dolar AS,  tegas Sera.

 

Hingga berita ini dirilis, Pasangan USD/JPY diperjualbelikan di angka 109. 900, masih tetap dekat dengan posisi tertinggi 110. 05 yang tersentuh pada tanggal 2 Mei. Pasangan EUR/USD anjlok ke level terendah dalam empat setengah bulan di posisi 1. 1823.

 

Pasangan mata uang itu telah menurun dalam enam session perdagangan secara berurut-turut. Disamping itu, Pasangan GBP/USD masih tetap mengedar di level rendah, dengan perdagangan pada level 1. 3539 hingga  berita ini dirilis. Pasangan mata uang itu saat ini tengah menunggu hasil dari kebijakan moneter pihak BoE malam kelak.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses