idnfx (26/10/2026) – Market pada hari ini bergerak di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap keputusan bank sentral, imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta perkembangan harga minyak dunia. Dolar AS (DXY) bergerak fluktuatif namun telah mencapai area 102, sementara euro dan yen menghadapi tekanan dari sejumlah faktor fundamental.
Arah pasar pada pekan ini sangat dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan Federal Reserve (The Fed), European Central Bank (ECB), dan Bank of Japan (BoJ).
Pergerakan DXY dan Fundamental Dolar AS
Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan pergerakan yang berubah sepanjang hari ini. Dalam laporan Reuters pada sesi Asia, DXY tercatat di sekitar 101,64, sebelum laporan berikutnya menunjukkan penguatan menuju area 102.
Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh perubahan imbal hasil obligasi AS, ekspektasi suku bunga, dan sentimen risiko global. Penurunan yield Treasury sempat membatasi penguatan dolar, tetapi ketahanan data ekonomi AS masih menjadi faktor pendukung.
Secara teknikal, area support DXY di 101,46 dan 101,27, dengan resistance di 102,37–102,53. Penembusan resistance dapat memperkuat momentum bullish, sedangkan penurunan di bawah support meningkatkan risiko koreksi.
EUR/USD dan GBP/USD
Pasangan EUR/USD menghadapi tekanan akibat kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi zona euro dan tingginya harga energi. Reuters melaporkan EUR/USD turun 0,21% ke sekitar 1,1179 dalam salah satu pembacaan pasar hari ini.
Sementara itu, GBP/USD turut dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan Bank of England dan perhatian investor terhadap kondisi fiskal Inggris. Ketidakpastian menjelang pengumuman anggaran berpotensi meningkatkan volatilitas poundsterling.
Dari sisi fundamental, kedua pasangan mata uang tersebut perlu dicermati melalui perbedaan prospek suku bunga antara bank sentral Eropa dan The Fed.
USD/JPY, AUD/USD, dan USD/CAD
USD/JPY bergerak di sekitar 156,92 pada laporan Reuters sesi Asia, sebelum tercatat mendekati 157,46 dalam laporan pasar berikutnya. Selisih suku bunga AS dan Jepang tetap menjadi faktor penting, sedangkan prospek kebijakan BoJ berpotensi memengaruhi pergerakan yen.
AUD/USD tercatat di sekitar 0,7030 dalam laporan sesi Asia. Arah pasangan ini dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA), kondisi ekonomi global, dan sentimen terhadap mata uang komoditas.
Untuk USD/CAD, perhatian pasar tertuju pada harga minyak serta ekspektasi kebijakan Bank of Canada. Perubahan harga energi dan perbedaan prospek suku bunga kedua negara dapat memengaruhi arah pasangan ini.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, DXY dan major pairs berada dalam kondisi sensitif terhadap berita ekonomi dan kebijakan moneter. DXY perlu dipantau pada area 101,46–102,53, sedangkan EUR/USD dan GBP/USD masih menghadapi risiko akibat faktor fundamental regional.
Langkah terbaik selanjutnya adalah menunggu konfirmasi harga, memeriksa kalender ekonomi, dan menggabungkan analisis fundamental dengan struktur teknikal sebelum mengambil keputusan.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.
– idnfx







