IHSG terkoreksi cukup pada dalam satu hari perdagangan. Saham ASII serta dan BMRI ditutup turun cukup dalam, sesudah laporan accounting keduanya belum juga cukup melukiskan kepercayaan investor dalam periode panjang serta cukup banyak di jual oleh investor asing. Ke-2 saham itu masih-masing melemah -4.1% serta -3.3%. Investor asing lakukan net sell sejumlah Rp 438.4 miliar, dengan return IHSG year-to-date ytd terdaftar +8.85%.
Lantas saham-saham apa saja yang pantas di perhatikan dan punya potensi menguat dalam perdagangan Senin 24/05/2017? Mari sejenak kita simak, pertama dimulai oleh saham ;
- DMAS Puradelta Lestari.
Ada MACD Golden Cross Kenaikan +4.7% buat saham ini beranjak dari tren bearishnya, tetapi pantas di perhatikan penguatan ini juga akan berjalan dengan pendek, mengingat perlu sentiment positif yang kuat. Target setelah itu break MA20 serta MA50 di level 206 serta 220, bila anda telah untuk 10% realize, dapat beli kembali saat saham ini terkoreksi, buy on short term.
- SSMS Sawit Sumbermas Fasilitas.
Kenaikan dalam dua hari paling akhir buat saham ini cetak MACD Golden Cross. Good view untuk periode pendek, RSI rebound dari level paling rendahnya serta mulai beranjak naik. Harga masih tetap dapat terkoreksi mengingat MA5 masih tetap jauh dibawah MA50. Sasaran keuntungan di 1, 550 serta 1, 640.
- MIKA Mitra Keluargasehat.
MIKA menguatkan tempat dukungan di MA5, dengan sasaran di MA50, sideways dalam pergerakannya sepanjang dua minggu, tetapi mempunyai tanda yang positif dengan RSI yang beranjak naik. Tempat beli oleh investor cukup kuat, harga menuju level 2,065 serta 2,170. Cermati bila harga melemah dibawah 1,950.
- NELY Pelayaran Nelly Dwi Putri.
Untuk harga break all time high, MA5 solid, bersama RSI yang belum juga tunjukkan jemu beli, punya potensi kembali menguat, dengan sasaran harga 200. Cermati likuiditas dalam saham ini, dengan riskan keuntungan taking. Untuk investor yang telah masuk, batasi keuntungan, serta dapat swing trading dari di 190 serta 200.
- MNCN Media Nusantara Citra.
MNCN membuat alur candle bearish dalam 3 hari serta lalu bullish. Dapat speculative buy dikarenakan harga di maintain di MA5, dengan alur RSI yang flat. Tampak dari minggu ke minggu, dukungan membuat level yang baru. Sasaran 1,800 serta 1,820 dengan kecenderungan long term yang dapat menjangkau 1,855 kembali, dari pola umum trend bearish cukup punya potensi break MA20 serta MA50, di mid term-nya.
Tidak sukses bertahan pada level support psikologis 5,800, IHSG turun dalam minus 60 point, serta diperjualbelikan di kisaran 5,765. Level basis dukungan paling rendah sepanjang bulan Juli. Desakan jual masih tetap juga akan tampak dengan garis RSI yang masih tetap juga akan turun dibawah 30%. Alur MACD menghadap ke tren bearish, candlestick bearish yang masih sangat kuat.
Walau berlangsung penguatan, namun diduga cuma sesaat, dengan potensi bertahan di level 5, 700 jadi dukungan yang juga akan ditempuh oleh IHSG. Berita mendasar juga akan punya pengaruh untuk gerakan IHSG nantinya, baik hasil fiskal tentang defisit serta perkembangan ekonomi Indonesia di kuartal-II kelak.






