Euro terlihat sedikit tertekan masuk sesi Eropa, Senin 24/Juli/2017 sore hari ini. Indeks PMI Paduan (composite) Zone Euro untuk bulan Juli, jatuh ke angka 55.8, dibawah harapan 56.2 ataupun capaian bulan Mei di angka 56.3. Walau angka itu tetap dalam definisi ekspansi, EUR/USD pilih rehat sesaat dengan menurun ke level 1.1651, dari angka 1.1675 di sesion perdagangan sebelumnya.
Masih tetap Mengesankan Walau Kehilangan Momentum
Penurunan indeks PMI Paduan Zone Euro itu terbesar dikarenakan oleh Jatuhnya indeks PMI Manufaktur yang menjangkau level 56.8, dari mulanya di angka 57. 4. Sedang, PMI Layanan Zone Euro tidak beralih di angka 55.4 di bulan Juli.
” Kemerosotan PMI di bulan Juli memberikan indikasi kalau perkembangan Zone Euro belakangan ini kehilangan momentum dalam dua bulan berturut-turut, tetapi masih tetap bisa disebutkan cukup mengesankan, ” tegas Chris Williamson, Kepala Ekonom IHS Markit.
” Data dari survey itu, dengan historis, berkelanjutan dengan kenaikan GDP kuartalan sejumlah 0.6 % yang mendingin dari mulanya di angka 0.7 %. Melambatnya laju perkembangan ekonomi diduga oleh bebrapa survey yang berpadu dengan melonggarnya desakan. Beberapa pembuat kebijakan di ECB juga tidak juga akan terburu-buru memotong stimulus” tuturnya.
Sebelumnya, Area Euro juga mencermati launching data dari Jerman mengenai output Perkembangan Bidang Swasta yang dilaporkan mengendur. Diluar itu, PMI Manufaktur IHS Markit negara ekonomi terkuat Zone Euro ini sedikit mengalami penurunan dari 59.6 jadi 58.3 pada bulan Juli.
Tidak cuma Dolar AS yang memperoleh angin fresh dari Euro sore hari ini, Poundsterling juga sama. Mata uang Inggris itu naik pada Euro, sembuh dari level paling rendah mingguannya dalam sembilan bulan. EUR/GBP diperjualbelikan di angka 0.8935, dari mulanya di level tinggi 0.8970. Walau sebenarnya minggu lantas, Pound terpukul sampai 2.5 % pada Euro.






