Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental RBNZ, Dovish sedangkan Dolar New Zealand Melemah

RBNZ, Dovish sedangkan Dolar New Zealand Melemah

922
0

Dolar New Zealand harus menurun terhadap Dolar AS serta Dolar Australia pada session perdagangan Asia hari Kamis 11/Mei/2017  hari ini. Pemicunya yaitu dovish-nya kebijakan dari Bank Sentral New Zealand (RBNZ) yang jauh dibawah ekspetasi pasar.

NZD/USD pada perdagangan di level 0.6834, menurun drastis 1% dari angka 0.69335 sebelum adanya kebijakan RBNZ. Disamping itu, AUD/NZD melambung sampai 1%  disebebkan lemahnya Kiwi, menuju level 1. 0760 pada perdagangan sebelumnya di level 1.0617.

“Ini salah satu kejutan yang besar” kata Jason Wong, salah satu Stretegi mata uang dari Bank of New Zealand. ” setiap orang sudah memprediksikan kalau mereka (RBNZ) bakal menaikkan perkiraan inflasi di New Zealand, ”

RBNZ menjaga suku bunga referensi (OCR) ke level 1.75%, dengan menyampaikan jika masih tetap ada tantangan besar yang bisa mengikuti surplus perdagangan serta ketidakpastian global. Tak diubahnya dari suku bunga ini memang telah diprediksikan dari pasar, sesuai dengan kebijakan moneter RBNZ sebelumnya. Tetapi, pasar telah terlanjur menempatkan antisipasi kalau RBNZ bakal menambah outlook perkiraan inflasi.

Inflation Forecast Jadi Di turunkan

Sayangnya, untuk prediksi inflasi (inflation forecast) ini, perkiraan pasar salah. Gubernur RBNZ, Graeme Wheeler, malah memotong sasaran inflasi RBNZ. Wheeler cemas bila kenaikan inflasi sekarang ini cuma berbentuk sementara saja dikarenakan Dolar New Zealand yang tengah menguat.

Target midpoint inflasi New Zealand kembali pada rentang 1-3% serta inflais diproyeksikan akan bisa melambat ke level 1.1% pada kuartal yang pertama pada tahun 2018. Wheeler sudah menambahkan untuk pengetatan moneter yang prematur karena akan membahayakan pertumbuhan.

“Kebijakan moneter bakal dijaga akomodatif selama beberapa hari, ” tegas Graeme Wheeler pada pernyataan kebijakan moneternya pada hari ini. ” Beberapa ketidakpastian masih tetap membayangi dan kebijakan yang harus sesuai dengan keadaan yang ada, ”

Menurut keterangan Cameron Bagrie, ekonom di Bank ANZ yang diwawancarai dari Bloomberg, proyeksi inflasi RBNZ nampaknya masih dalam ujicoba terkait kreadibulitas ekonomi global, terlebih pada perekonomian satu negara diprediksikan akan terus bertumbuh diatas tren. Tetapi, pesan yang di sampaikan RBNZ sudah sangat jelas, kalau kebijakan saat ini bakal dipertahankan untuk beberapa waktu yang akan datang dan tidak ada tanda yang menunjukkan ketertarikan untuk pengetatan, tutup Bagrie.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses