Harga emas terus bergerak naik untuk wiayah Asia hari Kamis kondisi tersebut disebebakan sentimen resiko masih ada dalam prospek Presiden Donald Trump untuk memberikan dukungan kebijakan ekonomi terbaru pada saat reaksi politik atas terjadinya penembakannya pada Direktur FBI James Comey.
Emas untuk pengiriman Juni pada divisi Comex New York Mercantile Exchange terus bergerak naik 0,14% berubah menjadi 1,220. 65 per troy ounce. Tembaga berjangka Comex ikut bergerak naik sebesar 0,28% berubah menjadi $2,502 per pon.
pada perdagangan semalam, untuk harga emas bergerak lebih tinggi hari Rabu, hal itu disebebakan keinginan dari investor untuk resiko mereda, hal itu sesudah Trump secara tidak terduga menghentikan Comey pada saat kegelisahan geopolitik terkait Korea Utara yang kembali, sementara emas berjangka terus melambung dari level paling rendah dalam delapan minggu.
New York Times jugatelah melaporkan kalau pada waktu sebelumnya dia diberhentkan Comey memohon Departemen Kehakiman untuk memperoleh sumber penambahan dalam penyelidikan biro itu tentang campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden. Disamping itu, kegelisahan geopolitik mensupport dari kenaikan harga emas, sesudah duta besar dari Korea Utara ke Inggris menyampaikan bahwa negara itu dapat meneruskan uji coba nuklir keenamnya.
Walau terpental pada emas berjangka, sentimen keseluruhnya masih cukup negatif dikarenakan sangat luas yang diprediksikan kalau Federal Reserve bakal menambah suku bunga dibulan Juni.
Awal minggu ini, beberapa petinggi Fed berikan isyarat kalau bank sentral AS bakal meneruskan jalur suku bunga yang dinyatakannya terdapat tiga kenaikan suku bunga untuk tahun 2017.
Kaplan menyampaikan jika kenaikan pada suku bunga untuk tahun 2017, yaitu “skenario awal” tetapi telah menyampaikan kalau Federal Reserve selalu memonitor pada perubahan dalam kesibukan ekonomi, yang bisa buka jalan pada pendekatan hawkish dan dovish pada kenaikan suku bunga yang akan datang harga emas sensitif pada gerakan suku bunga AS, yang mengangkat biaya kesempatan untuk menahan jumlah aset yang tidak dapat menghasilkan seperti bullion.






