Pasangan AUD/USD naik lebih dari 0.2 % ke rata-rata 0.7127 dalam perdagangan hari Selasa 26/3, sebab menyusutnya kecemasan aktor pasar berkaitan prospek krisis ekonomi dunia.
Penambahan minat resiko pasar menggerakkan Dolar AS kuat vs Yen Jepang serta Franc Swiss, sesaat Dolar Australia berusaha mendaki kembali.
Di hari Senin, yield obligasi AS bertenor 3-bulanan US 3-month Treasury melejit sampai melebihi yield obligasi AS berjangka waktu lebih lama, terutamanya US 10-year Treasury.
Walau sebenarnya, catatan historis tunjukkan jika pembalikan kurva yield obligasi semacam itu adalah salah satunya tanda-tanda yang muncul sebelum berlangsungnya krisis di Amerika Serikat.
Berita itu melemahkan Dolar AS, sekaligus juga menjatuhkan minat resiko pasar. Akan tetapi, sesudah lakukan penelaahan lebih dalam, investor serta trader nampaknya memandang jika prospek krisis peluang bisa dijauhi.
Meskipun bank sentra AS bersama beberapa bank sentra mayor yang lain diprediksikan akan tidak meningkatkan suku bunga dalam tempo dekat, tapi probabilitas krisis masih tetap relatif minim.
Masafumi Yamamoto dari Mizuho Securities menjelaskan pada Reuters jika ruangan buat penurunan yield obligasi periode panjang tinggal dikit.
Selain itu, gejolak bursa saham AS sudah berkurang serta penilaian prediksi ekonomi masih sempurna. Ke-2 aspek ini memberi dukungan penguatan Dolar AS, meskipun bank sentra AS akan mendesak suku bunga masih pada level rendah.
Rodrigo Catril dari National Australian Bank pula mensinyalir jika fair value AUD/USD ada pada rata-rata 0.7186, hingga tempatnya sekarang ini masih tetap begitu rendah.
Selanjutnya, dia memandang fair value AUD/USD cuma akan turun ke bawah 0.7000, jika berlangsung penurunan harga komoditas dan lonjakan indeks VIX ke atas ujung 25.00.
Saat perdagangan session Asia serta Eropa ini hari, harga komoditas masih tetap dalam perdagangan dalam volatilitas lumrah serta VIX sudah alami penurunan kembali pada rata-rata 16.00-an.
Dengan begitu, perhatian aktor pasar selanjutnya akan berubah pada agenda launching beberapa data ekonomi AS malam nanti, terutamanya indeks keyakinan customer 21:00 WIB dan Building Permit serta Housing Starts 19:30 WIB yang punya potensi jadi market mover.







