Mata uang lira hari ini melemah lebih dari 6 % pada dolar di hari Jumat, sesudah peringatan AS jika Ankara mesti menginginkan semakin banyak hukuman ekonomi terkecuali menyerahkan kepada Andrew Brunson yang ditahan.
Kondisi ini membuat kehilangan mencapai 40 % nilainya pada dolar dalam tahun ini, tertekan dari keretakan diplomatik serta alarm investor mengenai dampak Presiden Tayyip Erdogan terkait kebijakan moneter. Erdogan, dengan suku bunga yang digambarkan sendiri, ingin melemahkan cost utang walau inflasi tinggi.
Sedangkan untuk krisis mata uang sudah memperdalam kecemasan mengenai ekonomi yang lebih luas terutamanya masih ketergantungan Turki dari import daya serta apa meningkatnya utang mata uang asing yang memunculkan resiko di bidang perbankan.
Akan tetapi masih belum ada sinyal jika bank sentra akan diizinkan meningkatkan suku bunga dengan berarti serta kembalikan suku bunga ke lokasi positif, tegas William Jackson dari Capital Economics pada suatu catatan pada client. Demikian juga, tidak ada perbaikan untuk relasi bersama AS serta hukuman penambahan mungkin saja berada di cakrawala.
MENKEU AS Steven Mnuchin menyampaikan pada Donald Trump pada saat pertemuan kabinet hari Kamis jika hukuman siap diresmikan bila Brunson, yang diadili di Turki atas dakwaan terorisme, tidak dibebaskan.
Trump lalu menyampaikan dalam suatu tweet, Amerika Serikat (AS) tidak akan membayar apakah pun untuk pembebasan Brunson, akan tetapi kami kurangi Turki! Dia menyebutkan Brunson seorang sandera patriot yang hebat. Beberapa petinggi Turki menyampaikan masalah itu merupakan permasalahan pengadilan.
tidka hanya itu pengawasan juga dilakukan dari perbankan Turki sudah ambil beberapa langkah untuk menyetabilkan mata uang, batasi transaksi berjangka untuk investor dari luar negeri serta melemahkan batas dari transaksi swap. Tapi beberapa ekonom mengatakan pergerakan yang lebih memastikan.
Turki bersama dengan sejumlah perusahaan melawan pembayaran mencapai $ 3,8 miliar terhadap obligasi mata uang asing di bulan Oktober, Societe General sudah mengkalkulasi. Untuk perusahaan, untuk biaya pembayaran hutang luar negeri sudah bertambah seperempatnya untuk periode waktu dua bulan paling akhir.







