Dalam sesi perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang ini, dolar AS masih tetap berjalan mudah serta terlihat naik saat rapat bank sentra AS pagi hari tadi.
Sesuia dengan perdagangan sebelumynya, keadaan greenback memberi tekanan pada beberapa mata uang utama dunia yang lain, hingga hal seperti ini menyebabkan EURUSD pada penutupan menurun di angka 1, 1660.
GBPUSD pada penutupan naik di angka 1, 3125, AUDUSD pada penutupan menurun di angka 0, 7403 serta USDJPY pada penutupan menurun di angka 111, 70.
Serta untuk sementara di pagi hari ini, EURUSD berjalan di angka 1, 1666, GBPUSD berjalan di angka 1, 3123, AUDUSD di angka 0, 7406 serta yen di angka 111, 59.
Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS dipasar sedikit sukses lebih baik lagi dengan support dari pandangan the Fed yang beralih lebih yakin diri dalam mengatur perekonomian AS hingga ada isyarat naiknya suku bunga selanjutnya di September serta Desember yang akan datang.
Pagi hari tadi hasil Fed meeting memang tidak mengubah kebijkan suku bunganya. Akan tetapi pandangan yang beralih itu jadi point terpenting di gerakan mendekati naiknya suku bunga Inggris yang akan datang malam, hingga keadaan dolar AS masih tetap dapat bertahan sementara.
Sebelumnya Bank of Japan masih tetap menjaga suku bunga rendahnya serta memberi paket stimulus periode panjangnya dan memperbolehkan penjualan obligasinya semakin besar tingkat diskontonya.
Akan Tetapi yen tidak terbantu naik sangat besar karena pasar berasumsi jika surat hutang Jepang masih tetap kurang menarik untuk dikoleksi periode panjang.
Sebelumnya penguatan greenback juga di dukung oleh ketetapan ECB yang tidak mengubah kebijakan suku bunga negatifnya di minggu yang lalu, membuat keinginan buat the Fed yang disebut hanya satu bank sentra utama dunia yang sudah sukses menormalisasi kebijakan moneternya.
Melemahnya dolar AS minggu yang lalu sudah sempat muncul karena pasar lihat dari hasil pertemuan pada Presiden Komisi Uni Eropa Jean Claude Juncker dengan Presiden Donald Trump yang sudah membuahkan persetujuan penundaan tarif yang baru buat Uni Eropa serta AS, membuat tekanan perang dagang kedua-duanya sedikit mereda serta membuat dolar AS tidak seksi lagi.







