Harga minyak melonjak hampir dua % pada perdagangan hari Selasa serta berlanjut naik sampai sesi perdagangan Rabu pagi hari ini (12/Juli), sesudah data-data dari Amerika Serikat serta Eropa tunjukkan penurunan stock minyak di tangki-tangki penyimpanan.
Waktu berita ini ditulis, harga minyak Brent ada pada $48.15, sedang West Texas Intermediate (WTI) diperjualbelikan di kisaran $45.75. Diawalnya, masing-masing harga referensi itu pernah berkubang di level rendah sekitaran $46 serta $44 per barel.
Data dari Euroilstock tunjukkan kalau pabrik-pabrik pengilangan Eropa tingkatkan serapan minyak mentah pada Juni, sesaat persediaan product Bahan Bakar Minyak (BBM) hasil pengilangan berkurang, terutama Diesel.
” Hal semacam ini tunjukkan pada Anda kalau keinginan (BBM) dengan global lebih kuat dari pada yang diprediksikan beberapa orang “, tutur Scott Shelton, Spesialis Daya di broker ICAP, seperti diambil oleh Reuters.
Di bagian beda, American Petroleum Institute (API) juga memberikan laporan penurunan mencolok dalam data mingguan stock minyak mentah untuk lokasi Amerika Serikat pada awal hari barusan. Stock minyak terdaftar menyusut 8.133 juta barel (perkiraan -2.900 juta barel, data minggu lantas -5.764 juta barel).
Ke depan, pasar juga akan memonitor laporan stock minyak AS mingguan versi Energy Information Administration (EIA) yang juga akan dipublikasikan Rabu malam kelak. Analis yang disurvey Reuters memprediksi juga akan berlangsung penurunan sebesar 3.2 juta barel ; sesuai dengan data-data API, walau nominalnya berlainan. Sedang persediaan Gasoline serta hasil distilasi diproyeksikan semasing naik sejumlah 1.5 juta barel.
Data-data ini bisa berimbas besar untuk harga minyak. Analis di Goldman Sachs mensinyalir, harga minyak mentah AS bisa jatuh ke bawah $40 per barel bila tidak berlangsung penurunan penting dalam stock minyak (oil inventory) maupun dalam kesibukan produksi serta pengeboran minyak AS. Pasalnya, usaha OPEC dalam mengatur surplus minyak global selama ini masih tetap terhambat oleh melonjaknya output minyak di negeri Paman Sam.






