Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental DXY Membaik Memberikan Tekanan Terhadap Yen

DXY Membaik Memberikan Tekanan Terhadap Yen

614
0

Dolar AS naik di hari Jumat, sampai titik paling tinggi 10 minggu pada yen, sebab risk appetite hasrat resiko bertambah di dalam prospek yang lebih optimistis pada beberapa ekonomi penting dunia serta prospek persetujuan perdagangan pada China serta AS.

 

Data MetaTrader yang dipakai oleh team analisa pasar keuangan Forexsignal88.com FS88 tunjukkan indeks dolar AS, ukuran nilai mata uang itu pada enam mata uang penting, selesai naik 0,302% pada penutupan session Jumat, membukukan kenaikan prosentase harian paling besar dalam dua minggu paling akhir.

 

Dalam perdagangan session Jumat, indeks dolar AS sudah sempat naik ke 96,470. Untuk bulan Februari, indeks dolar AS selesai naik 0,86%.

 

Menurut Stephen Gallo, kepala analis FX lokasi Eropa di BMO Capital Markets di London, semua G10 grup 10 mata uang penting, tampak semakin banyak tindakan kelanjutan sebab optimisme perdagangan AS-China yang telah dalam proses semenjak Februari, serta salah satunya dorongan paling besar pada dolar AS hadir dari yen yang melemah.

 

Jumlahnya data ekonomi AS yang lebih lemah dari yang diprediksikan sebelumnya memberatkan dolar AS, terpenting indeks manufaktur, tapi greenback pada akhirnya kembali kuat di hari itu.

 

Dolar AS pun di dukung oleh data di hari Kamis yang tunjukkan produk domestik bruto AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,6% pada kuartal ke empat, melewati prediksi untuk kenaikan 2,3%.

 

Selain itu imbal hasil yield benchmark obligasi pemerintah AS 10-tahun naik di posisi hampir 10 basis point pada minggu lantas, kenaikan mingguan paling tinggi dalam empat bulan. Yield naik jadi 2,759% di hari Jumat, paling tinggi empat minggu.

 

Dolar AS selesai kuat 0,53% pada yen pada ¥111,95 sesudah sampai puncak 10 minggu, kenaikan harian terunggul semenjak 11 Februari.

 

Sterling selesai turun 0,44% vs dolar AS di $1,3203, prosentase penurunan paling besar dalam di posisi tiga minggu. Sedang mata uang tunggal zone euro tergelincir 0,05% pada greenback waktu selesai di $1,1365.

 

Data sebelumnya tunjukkan jika inflasi yang memicu underlying inflation di zone euro masih tenang. Mata uang tunggal zone euro naik lebih awal pada dolar AS sesudah indeks manufaktur AS jatuh pada bulan Februari ke posisi paling rendah semenjak November 2016.

 

Indeks manufaktur AS dari Institute for Suplai Management turun jadi 54,2 pada Februari dari 56,6 bulan sebelumnya. Data ekonomi AS yang lain pun lemah, dengan indeks sentimen customer Kampus Michigan yang lebih lemah dari prediksi untuk Februari dan penurunan penghasilan serta pengeluaran pribadi AS.

 

Laporan-laporan ekonomi itu menggarisbawahi harapan untuk momen perkembangan AS yang lebih lemah di kuartal pertama.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses