Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Tertekan Karena Kapasitas Ekonomi AS

Dolar AS Tertekan Karena Kapasitas Ekonomi AS

615
0

Dalam perdagangan hari ini pasar uang Asia Pasifik untuk kondisi dolar AS bergerak menurun disebabkan proyeksi semakin menurunnya kapasitas ekonomi AS di untuk waktu yang akan datang.

 

Sedangkan dalam perdagangan sebelumnya, keadaan greenback yang mengalami tekanan dari mata uang pesaingnya, hingga hal seperti ini menyebabkan pasangan EURUSD memasuki sesi penutupan bergerak naik di posisi 1,1776.

 

GBPUSD sesi penutupan menguat di posisi 1,3264, AUDUSD sesi penutupan menguat di posisi 0,7290 serta USDJPY sesi penutupan bergerak menguat di posisi 112,46.

 

Sedangakn dalam perdagangan pada pagi ini, pasangan EURUSD berjalan di posisi 1,1780, pasangan GBPUSD berjalan di posisi 1,3266 pasangan AUDUSD di posisi 0,7283 serta yen berada di posisi 112,52.

 

Sebelumnya indeks dolar AS bergerak melemah dengan didukung sesudah beberapa pelaku pasar masih tetap melanjutkan aksi melepas kepemilikannya dolar AS yang muncul sesudah Donald Trump mmebuat kebijakan tarif baru pada China.

 

Hingga bank China melakukan aksi untuk menurunkan nilai mata uangnya untuk menahan dolar AS yang semakin menguat. Tindakan ini berlanjut untuk memberikan support akan turunnya kapasitas dari ekonomi China.

 

Sebelumnya pasar yang menginginkan permasalahan Donald Trump ini segera dituntaskan, akan tetapi sayang ketetapan Donald Trump telah jatuh akibat Beijing tidak ingin menyerah serta bernegosiasi.

 

Beijing sendiri yang sedang melakukan rangkaian usaha untuk memberikan tekanan AS juga supaya tidak semena-mena, hingga tekanan perang dagang ini sedikit banyak membuat bingung pelaku pasar.

 

Mereka memandang jika tekanan perang dagang dapat semakin memanas hingga kekuatan tindakan safe haven dolar dapat muncul setiap saat, akan tetapi kedua pemimpin itu akan berjumpa serta bernegosiasi, hingga pasar memandang jika kebijakan tarif itu akan tidak berjalan lama serta akan segera bernegosiasi.

 

Aspek hasil data ekonomi AS yang lebih baik sudah jadi bukti jika memang data tidak dapat ditaklukkan dengan verbal intervensi hingga makin lama dolar AS kembali menguat.

 

Aspek bank sentra China yang selalu bertindak devaluasi atau turunkan nilai mata uangnya pada dolar memang sukses menahan penguatan mata uang AS itu hingga kekuatan safe haven dolar memulai hilang.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses