DXY sempat melemah pada session Asia, tapi kembali kuat pada awal session New York 16/1.
Sesaat sentimen efek pasar condong tinggi sebab penandatanganan persetujuan dagang AS-China, outlook ekonomi negeri Paman Sam didongkrak oleh perbaikan indeks Philly serta stabilnya data penjualan ritel.
Waktu berita dicatat, indeks Dolar AS kuat pada rata-rata 97.33, sedang Greenback unggul versi Euro serta beberapa mata uang mayor lain.
Departemen Perdagangan AS memberikan laporan jika penjualan ritel bertambah 0.3 % Month-over-Month pada bulan Desember 2019, sesaat data bulan November direvisi naik dari 0.2 % jadi 0.3 %.
Dibanding data tahun kemarin, penjualan ritel bulan Desember terakselerasi lebih dari 5.8 %. Ketertarikan customer AS untuk beli kendaraan bermotor turun.
Namun, penjualan bahan bakar di SPBU melesat 2.8 %, penjualan bahan bangunan melejit 1.4 %, penjualan online bertambah 0.2 %, penjualan elektronika serta perlengkapan rumah tangga naik 0.6 %.
Orang Amerika keluarkan uang makin banyak di restoran serta bar, dan beberapa toko buku, hoby, serta instrumen musik.
Berbelanja customer meliputi lebih dari dua pertiga GDP Gross Domestic Product Amerika Serikat, hingga stabilitasnya diinginkan bisa menyokong perkembangan ekonomi.
Data GDP sudah berkembang 3.2 % pada kuartal ke-3 tahun 2019. Perkembangan berbelanja customer direncanakan melambat ke seputar 2.5 % pada kuartal ke empat, hingga perekonomian diduga masih berekspansi dengan pergerakan 2.5 %.
Dalam laporan terpisah, hasil survey bidang manufaktur yang digalang oleh kantor Federal Reserve daerah Philadelphia pada bulan Januari ini tunjukkan perbaikan sentimen pelaku bisnis.
Indeks Philly bertambah dari 2.4 jadi 17.0, tambah lebih baik daripada perkiraan yang dibanderol pada 3.8.
Klaim pengangguran yang dikeluarkan malam hari ini, mencatat penurunan dari 214k jadi 204k selama minggu kemarin. Resikonya, rerata klaim pengangguran 4-mingguan berkurang dari 224.00k jadi 216.25k.
Ini memberi dukungan kokohnya keadaan pasar tenaga kerja AS, walau data Non-farm Payroll NFP bulan Desember sempat meleset dari harapan.
Sepanjang keadaan pasar tenaga kerja masih kompak, karena itu berbelanja customer juga dapat diinginkan untuk terus bertambah dari sekian waktu.






