Beranda Analisa Forex CHF: Dollar AS Tergelincir

CHF: Dollar AS Tergelincir

477
0

Sentimen risk-on yang memberi warna perdagangan pasar ini hari 16/1 sudah mengangkat urutan mata uang beresiko seperti AUD serta NZD, sambil mendesak aset-aset safe haven seperti Yen Jepang serta Gold.

Namun, Franc Swiss terus menyerobot kuat versi Greenback. USD/CHF jatuh ke posisi 0.9613 pada session Eropa.

Dolar AS kuat tipis ke 0.9640 pada awal session New York sebab launching beberapa data ekonomi AS yang lebih baik dibandingkan harapan awal, tapi USD/CHF masih ada dekat rekor terendahnya semenjak akhir September 2019.

Awal minggu ini, Departemen Keuangan AS mempublikasikan laporan yang berisi ulasan mengenai kebijaksanaan forex yang diresmikan oleh beberapa negara mitra dagang paling dekat AS.

Dalam laporan itu, Depkeu AS memberikan nama Swiss pada daftar entitas yang penting diawasi sebab diduga lakukan kecurangan mata uang.

Oliver Korber dari Societe Generale menjelaskan, Laporan itu mengisyaratkan jika AS saat ini semakin lebih suka pada nilai tukar Franc Swiss yang lebih kuat.

Oleh karenanya saat ini bank sentra Swiss hadapi efek dimana pasar akan mengetes kapasitasnya untuk menahan animo CHF lebih jauh.

Kenyataannya, nilai tukar mata uang Franc Swiss memang terhitung salah satunya fokus perhatian bank sentra Swiss SNB.

Web SNB menjelaskan ini dengan terang-terangan, Dalam satu perekonomian terbuka seperti Swiss dengan tingkat import bahan baku serta barang mengonsumsi yang tinggi.

Perkembangan nilai tukar punya efek pada harga import, serta karena itu mengubah tingkat inflasi pada umumnya.

Ini terutamanya berlaku pada kondisi perkembangan nilai tukar yang kuat. Jadi nilai tukar masuk dalam analisa SNB, sebab bisa mengubah export serta pembangunan ekonomi.

Beberapa pemerhati pasar menyimak SNB sudah berkali-kali mengintervensi pasar di waktu dulu, terutamanya untuk jaga nilai tukar Swiss Franc versi Euro.

Sasarannya, mendesak nilai tukar CHF supaya tidak kuat begitu cepat. Ini menyebabkan Franc Swiss seringkali dengan status undervalued di pasar mata uang.

Mengejar dimasukkannya Swiss dalam daftar pengamatan Washington, aktor pasar nampaknya berlomba menggerakkan naik CHF dengan harapan SNB akan sangsi untuk lakukan interferensi.

Masalahnya jika Swiss didapati beli valas dengan massal sampai sama dengan 2 % GDP dalam periode waktu 12 bulan berturut-turut, karena itu negeri itu dapat betul-betul ditempeli cap manipulator mata uang serta dikenai sangsi oleh AS.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses