Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Naik Akibat Menurunnya Euro dan Pounds

Dolar AS Naik Akibat Menurunnya Euro dan Pounds

638
0

Kondisi dari Indeks Dolar AS terdaftar sudah bergerak naik 0.43 % pada posisi 97.33, kembali di posisi tertingginya semenjak Juni 2017, pada awal perdagangan session New York Senin ini 12/November.

 

Penguatan Dolar AS tidak cuma didukung oleh harapan naiknya suku bunga Federal Reserve dalam bulan Desember yang akan datang, tetapi ikut oleh pekatnya kecemasan pasar di dalam ketidakpastian permasalahan perancangan aturan Italia serta negosiasi Brexit.

 

Saat rapat kebijaksanaan moneternya minggu lantas, bank sentra AS Federal Reserve kembali mengklaim komitmennya untuk meneruskan gagasan kenaikan suku bunga kelanjutan, dengan fakta perekonomian masih tetap tumbuh kuat serta perkembangan upah masih tetap tinggi.

 

Awal minggu ini, reli Greenback didukung kembali dari perubahan dana dari aset-aset beresiko. Sebabnya ada tiga, yaitu perlambatan ekonomi China, ketidakpastian sekitar negosiasi Brexit, serta sikap Italia yang bersikeras menjaga gagasan defisit aturan besar walau telah diprotes oleh Uni Eropa.

 

Sedangkan kondisi dari indeks Dolar kuat selama minggu kemarin, kembali bergerak naik sesudah launching hasil Midterm Elections AS. Ke depan, gerakan akan digerakkan oleh perubahan sekitar aturan Italia serta politik Brexit, papar Sim Moh Siong, ahli taktik di Bank of Singapore, pada Reuters.

 

Masuk session New York, pasangan EUR/USD sudah jatuh 0.60 % ke posisi 1.1267 pada perdagangan intraday, pasangan USD/JPY condong sideways di rata-rata 113.85.

 

Uni Eropa sudah memberikan Roma tenggat waktu sampai hari Selasa besok untuk melakukan perbaikan gagasan anggarannya yang polemis, tapi belumlah ada tanda-tanda jika Italia akan mengubah sikap.

 

Di lain sisi, pasangan GBP/USD sudah sempat lumpuh hampir 1 % ke 1.2827 karena alotnya negosiasi Brexit, tapi bangun kembali ke rata-rata 1.2914 sesudah beredarnya berita jika teks persetujuan sudah ada hampir siap.

 

Gagasan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve membuat daya tarik Dolar AS menjadi asset Safe Haven bertambah. Masalahnya mata uang lainnya yang dipandang seperti Safe Haven ikut, yakni Yen Jepang serta Franc Swiss, masih tetap ada dibawah kebijaksanaan suku bunga dibawah nol.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses