Dolar AS Tertekan Menjelang Pemilu AS
idnfx (02/11/2026) – Market mengawali perdagangan pekan ini dengan pergerakan yang beragam. Dolar AS mengalami tekanan terhadap sejumlah mata uang utama menjelang pemilu paruh waktu AS dan rilis data ekonomi penting.
Berdasarkan laporan Reuters, indeks dolar AS (DXY) turun sekitar 0,3% ke area 101,63. Euro menguat sekitar 0,5% terhadap dolar, sementara yen Jepang melemah. Dolar Australia juga mengalami tekanan menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA).
Salah satu faktor yang memengaruhi pasar adalah perkembangan diplomasi AS-Iran yang mendorong penurunan harga minyak dan mengubah ekspektasi inflasi serta kebijakan suku bunga.
Perkembangan Ekonomi Global
Dari sisi fundamental, terdapat beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan major pairs hari ini:
- USD: Mengalami tekanan menjelang pemilu AS pada 3 November dan rilis ISM Manufacturing PMI Oktober.
- EUR: Mendapat dukungan dari pelemahan dolar, meskipun data penjualan ritel Jerman September turun 2% secara bulanan.
- GBP: Bergerak relatif stabil menjelang keputusan suku bunga Bank of England (BoE) pada 5 November.
- JPY: Melemah terhadap dolar, tetapi potensi intervensi pemerintah Jepang tetap menjadi risiko.
- AUD: Tertekan menjelang keputusan RBA pada 3 November.
- CAD: Berpotensi memperoleh tekanan dari penurunan harga minyak mentah.
Pelemahan dolar tidak otomatis membuat seluruh mata uang utama menguat. Faktor kebijakan moneter dan kondisi ekonomi masing-masing negara tetap berpengaruh.
Analisis Teknikal
Berikut beberapa level penting yang dapat diperhatikan.
- EUR/USD
EUR/USD memiliki kecenderungan bearish pada struktur H4, meskipun berpotensi mengalami koreksi bullish.
- Resistance: 1.1170 dan 1.1222–1.1237.
- Support: 1.1097 dan 1.1045.
- Skenario: tekanan bearish berpotensi berlanjut apabila harga gagal menembus resistance.
- GBP/USD
GBP/USD masih menghadapi tekanan jual menjelang keputusan kebijakan moneter BoE.
- Resistance: 1.3431.
- Support: 1.3350 dan 1.3272.
- Skenario: penembusan support 1.3350 berpotensi membuka ruang penurunan lanjutan.
- USD/JPY
USD/JPY mempertahankan struktur bullish pada timeframe H4.
- Resistance: 158.08 dan 158.65.
- Support: 157.40 dan 157.14.
- Skenario: peluang kenaikan masih terbuka selama area support 157.14–157.40 bertahan.
- AUD/USD
AUD/USD menunjukkan kecenderungan bearish menjelang keputusan RBA.
- Resistance: 0.7067–0.7073.
- Support: 0.7005 dan 0.6984.
- Skenario: tekanan jual berpotensi berlanjut apabila support 0.7005 ditembus.
- USD/CAD
USD/CAD berpotensi mengalami koreksi bullish setelah menguji area support.
- Resistance: 1.4006 dan 1.4067.
- Support: 1.3941.
- Skenario: pemulihan berpotensi berlanjut jika harga berhasil menembus resistance 1.4006.
Harga Emas Hari Ini: XAU/USD Mengalami Rebound
Harga emas (XAU/USD) menunjukkan pemulihan setelah mengalami tekanan jual tajam pada akhir pekan sebelumnya.
Reuters melaporkan bahwa harga emas spot naik sekitar 1,74% ke US$3.942,57 per troy ounce dalam perdagangan Senin. Penurunan harga minyak dan melemahnya dolar turut memberikan dukungan terhadap logam mulia.
Namun, secara teknikal, proyeksi H4 RoboForex masih menunjukkan struktur bearish dengan potensi koreksi bullish.
Level penting XAU/USD:
- Resistance: US3.956danUS4.045.
- Support: US$3.871.
- Skenario: rebound berpotensi berlanjut selama support US$3.871 bertahan.
Trader perlu memperhatikan bahwa kenaikan harga emas saat ini belum cukup untuk memastikan perubahan tren menjadi bullish.
Agenda Penting Minggu ini
Beberapa agenda ekonomi 2-6 November 2026 yang berpotensi meningkatkan volatilitas market pekan ini meliputi:
| Tanggal | Agenda | Dampak |
| 2 November | US ISM Manufacturing PMI | Tinggi |
| 3 November | Keputusan suku bunga RBA | Tinggi |
| 3 November | Pemilu paruh waktu AS | Tinggi |
| 5 November | Keputusan suku bunga BoE | Tinggi |
| 6 November | US Nonfarm Payrolls (NFP) | Sangat tinggi |
Kesimpulan
Market pada hari ini sedang menghadapi kombinasi ketidakpastian politik, perkembangan geopolitik, dan ekspektasi kebijakan moneter bank sentral.
EUR/USD memperoleh dukungan dari pelemahan dolar, sedangkan USD/JPY masih mempertahankan struktur bullish. GBP/USD dan AUD/USD menghadapi tekanan teknikal, sementara USD/CAD berpotensi mengalami koreksi naik.
Di sisi lain, emas mulai menunjukkan pemulihan setelah penurunan tajam pada akhir pekan sebelumnya.
Trader sebaiknya memperhatikan rilis ISM Manufacturing PMI, keputusan RBA, kebijakan BoE, serta laporan NFP AS sebelum menentukan strategi.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.
– idnfx







