Ketua dari Federal Reserve Janet Yellen pada Selasa malam menyebutkan kalau satu diantara tantangan untuk bank sentral adalah bagaimana sebagian anggota bank sentral yang berkomunikasi dengan beberapa orang yang tidak mengganggu system perbankannya.
Sesudah beberapa petinggi sama-sama berlawanan hasratnya untuk menaaikkan atau tunda naiknya suku bunga, barusan malam Presiden dari The Fed cabang Chicago Charles Evans menyebutkan ada satu jenis ekonomi yang diaplikasikan The Fed dalam perhitungan serta projectsi pada kebijakan moneter atau suku bunga untuk The Fed di masa yang akan datang.
Evans menyebutkan kalau jenis ekonomi kurva Phillips sudah dipakai The Fed jadi basic pertimbangan melihat ekonomi di masa yang akan datang serta selama ini Evans sendiri kurang demikian memahami mengapa The Fed memakai kurva Phillips itu.
Dalam wawancaranya dengan CNBC, Evans mengatakan penggunaan kurva ini buat ekonomi AS tampak masih tetap datar-datar saja.
Jenis ini seperti kita kenali menyebutkan kalau waktu tingkat pengangguran alami penurunan jadi inflasi mesti bertambah dengan semakin banyak orang yang memiliki pekerjaan serta pendapatan.
Tetapi yang berlangsung adalah kalau tingkat pengangguran AS yang sekarang ini di 4, 1%, tetapi malah inflasi AS selalu alami penurunan mulai sejak awal tahun ini yakni di kisaran 1, 7%,.
Mesiki itu sebenarnya sasaran penstabilan ekonomi AS berdasarkan The Fed kalau inflasi mesti ada diatas angka 2%. Walau sebenarnya awal tahun inflasi inti tahunan berada di angka laju 1, 9%.
Menurut Evans kalau berlangsung satu spekulasi yang betul-betul berlangsung serta teori kenapa semuanya dapat turun, karena menurut dia kalau The Fed mesti mencari langkah supaya tekanan rendahnya gaji mesti selekasnya disudahi.
Kurva Phillips yang curam juga akan tunjukkan kalau perkembangan gaji bertambah, sesaat kurva datar juga akan menyoroti ekonomi yang mempunyai inflasi kecil tetapi tingkat pengangguran yang rendah.
Evans sendiri begitu tidak khawatir apabila mendadak inflasi melonjak karena dianya serta The Fed telah memiliki prinsip yang tinggi dalam hadapi kondisi yang mendadak sesuai sama itu. Dasarnya kalau menurut Evans bila The Fed konsentrasi pada kenaikan laju inflasi, jadi dengan alami kalau laju inflasi itu yang akan naik dengan sendirinya.







