Pair mata uang USD/JPY pada pasar perdagangan sesi Eropa hari Kamis (3/3/2022) melaju cukup kuat menuju posisi paling tertinggi dalam 3 pekan terakhir yang mendekati area resisten kuat hariannya di tengah tingginya permintaan safe haven mata uang dolar AS. Mata uang Yen Jepang sendiri sudah melemah dalam 2 sesi secara berturut yang juga dibebani oleh rilis laporan hasil data ekonomi yang sangat lemah.
Indeks untuk kepercayaan konsumen di negara Jepang tergelincir turun ke level paling terendah dalam 9 bulan di tiitk 35,3 pada bulan Februari 2022 dari area 36,7 pada bulan sebelumnya, di tengah sejumlah perpanjangan pembatasan atas Covid-19 di beberapa wilayah tertentu.
Yen Jepang Melemah Akibar Tingkat Inflasi Negara Melambat
Sementara itu, untuk tingkat inflasi inti negara Jepang melambat menjadi sekitar 0,2% pada bulan Januari, jauh dari sejumlah ekspektasi dan tetap jauh di bawah target pihak bank sentral.
Seorang anggota dewan dari pihak BOJ, yaitu Junko Nakagawa, juga mengatakan bahwa krisis dari konflik militer di kawasan Ukraina dapat menyebabkan banyak kerugian sektor ekonomi Jepang.
Kerugian tersebut mungkin terjadi dengan mendorong nilai harga dari bahan bakar dan banyak komoditas lainnya lebih tinggi, serta menandakan sangat perlunya untuk terus mempertahankan stimulus secara besar-besaran.
Indeks untuk mata uang dolar yang menunjukkan kekuatan asli dari dolar AS terhadap banyak mata uang rival utamanya di pasar perdagangan uang Eropa menanjak cukup kuat sebagai aset safe haven setelah sempat terkoreksi tipis sebelumnya.
Lalu lanjut menguat setelah Jerome Powell mencoba menegaskan bahwa pihak bank sentral sendiri akan mengambil pendekatan cukup terukur untuk berusaha menaikkan jumlah suku bunga meskipun ada berbagai ketidakpastian atas konflik geopolitik yang terjadi.
Powell sendiri juga mengatakan dia cenderung lebih mendukung kenaikan sejumlah 25 basis poin tetapi mencatat bahwa pihak Fed dapat bergerak lebih agresif jika tingkat inflasi tidak segera mereda seperti apa yang sudah diharapkan.
Secara analisa teknikal menurut sejumlah analis pasar perdagangan, pair dolar AS terhadap Yen Jepang atau USDJPY akan kembali menguat, dan kini pair tersbeut berada di posisi harga 115.78 yang sedang berusaha bergerak naik ke area resisten kuatnya di kisaran area 115.86 – 116.08. Jika selanjutnya bisa terkoreksi akan merosot ke tiitk posisi pivot di 115.32 sebelum mencapai area titik support kuat di 114.90 – 114.60.




