Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental USD/JPY Raih Posisi Paling Tinggi 7 Minggu

USD/JPY Raih Posisi Paling Tinggi 7 Minggu

459
0

asangan mata uang USD/JPY menempati pada bentang paling tinggi tujuh minggu disekitaran tingkat 109.90-an dalam perdagangan hari Jumat ini 28/5/2021.

Walau greenback menurun pada bermacam mata uang lain, yen Jepang lumpuh temporer karena prediksi kemajuan ekonomi akan menurun di tengah-tengah ekstensi status genting di beberapa prefektur.

USDJPY Raih Paling tinggi 7 Minggu Karena Pelambatan Ekonomi Jepang

Beberapa data ekonomi Jepang akhir-akhir ini terlihat menyebalkan.

Laporan GDP Jepang kwartal I/2021 memperlihatkan perkembangan -5.1 %, tambah jelek diperbandingkan prediksi pasar yang sebesar -4.6 % annualized.

Saat itu, tingkat pengangguran bertambah dan pergerakan inflasi customer melamban.

Tingkat pengangguran Jepang naik dari 2.6 % jadi 2.8 % untuk masa April 2021, sedang rasio lamaran dibandingkan lowongan pekerjaan mengalami penurunan dari 1.10 jadi 1.09.

Laporan terpisah mengenai pergerakan inflasi customer di Tokyo mencatatkan angka -0.2 % year-on-year.

Beberapa data itu peluang masih bisa lebih buruk kembali. Masalahnya beberapa prefektur merencanakan perpanjang periode status genting sampai Juni dari yang sedianya akan usai bulan ini.

Beberapa riset memandang bank sentra Jepang BoJ tidak akan ambil perlakuan apa saja untuk menyikapi laporan-laporan itu, tetapi masih tetap tegar menjaga peraturan moneter sekarang ini.

Oleh karena itu, imbas dari pelemahan beberapa data ekonomi Jepang sekarang relatif terbatas. Arah gerakan USD/JPY seterusnya makin lebih ditetapkan oleh kabar-kabar yang menyebar dari negeri Paman Sam.

Silahkan tidak boleh menipu diri kita: semua perubahan ini tidak punya pengaruh pada peraturan moneter Jepang.

Dalam sebuah catatan untuk client yang diambil oleh Reuters, Dan sebagai hasilnya, peraturan moneter AS dan dollar AS dan sentimen resiko global lah yang khususnya gerakkan USD-JPY.

Dalam periode pendek, kita kemungkinan melihat trend naik kembali, namun pada periode saat yang lebih panjang tahun ini, kami memprediksi akan menyaksikan dollar yang lebih kurang kuat dan tingkat USD-JPY yang lebih rendah.

Aktor pasar tengah menunggu launching data inflasi Amerika Serikat malam nanti. Laporan itu bisa lemahkan USD bila angka-angkanya melenceng dari harapan.

Tapi andaikan angka inflasi melampaui harapan, kekuatan reli USD malah terbatas karena sikap peraturan Federasi Reserve masih condong dovish.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses