Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental USD/JPY Menurun Sesudah Kebijakan Donald Trump Biaya Import

USD/JPY Menurun Sesudah Kebijakan Donald Trump Biaya Import

938
0

Pamor mata uang safe haven melejit ini hari 31/5, sesudah Presiden AS Donald Trump meluncurkan gagasannya untuk mengaplikasikan biaya import buat semua produk asal Meksiko mulai tanggal 10 Juni akan datang.

 

Pasangan USD/JPY sudah anjlok hampir 1 % ke rata-rata 108.62, sesaat USD/CHF turun hampir 0.5 % ke posisi 1.0036. Harga Gold melompat lebih dari 1 % ke rata-rata 1303.92 Dolar AS per ons.

 

Pada session New York tempo hari, Gedung Putih mempublikasikan kebijaksanaan baru untuk kenakan biaya import pada semua barang yang dihadirkan dari Meksiko.

 

Biaya import buat negara yang bersebelahan darat dengan AS itu direncanakan bertambah setahap dari 5 % sampai 25 %, sepanjang Meksiko tidak dapat membendung arus imigran ilegal yang hadir ke AS melalui teritorinya.

 

Walau sebenarnya, Meksiko adalah partner dagang AS paling besar sekaligus juga sentral suplai bahan baku atau produk jadi buat pasar Amerika Serikat.

 

Kebijaksanaan Trump itu menyebabkan bursa saham global roboh, serta investor ramai-ramai cari asset keuangan yang lebih aman.

 

Obligasi pemerintah AS adalah target pertama, hingga tindakan beli menyebabkan yield obligasi bertenor 2-tahunan jatuh ke bawah ujung 2 % untuk kali pertamanya semenjak awal tahun 2018.

 

Dalam forex, kolapsnya yield obligasi cuma berarti satu, yaitu Yen yang lebih kuat, kata Kit Juckes, ahli taktik makro global dari Societe Generale.

 

Investor Jepang menggenggam banyak asset keuangan global, hingga usaha repatriasi mereka ditengah-tengah gejolak finansial malah condong menguatkan Yen.

 

Diluar itu, Juckes mencatat jika yield obligasi pemerintah Jepang, walau telah negatif, tapi masih tambah tinggi dibanding yield obligasi Jerman. Walau sebenarnya, keadaan ekonomi Jepang dipandang cukup kuat dibanding beberapa negara lain.

 

Meskipun begitu, penguatan Yen vs Dolar AS mungkin saja berjalan sesaat saja. Terutamanya bila bank sentra AS Federal Reserve tidak mensinyalkan pemangkasan suku bunga.

 

Seperti dicatat oleh Steven Barrow dari Standar Bank, Kunci perform aset-aset finansial ialah apa Fed dapat meredam desakan pasar untuk memotong suku bunga.

 

Kami masih memandang pasar telah pas untuk memprediksi pergantian kebijaksanaan selanjutnya jadi pemangkasan suku bunga, tapi kami menduga akan ada lebih dikit pemangkasan serta berlangsung cukup lamban dibanding mengantisipasi pasar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses