Index dolar AS DXY jatuh dari rekor paling tinggi multi-bulan pada tingkat 92.74 ke range 92.40-an dalam perdagangan sesion New York hari Jumat ini 2/7/2021.
Data Non-farm Payroll NFP yang barusan di-launching memperlihatkan beberapa angka melewati harapan pasar, tapi tingkat pengangguran AS malah bertambah. Berita itu langsung menurunkan momen USD pada bermacam mata uang mayor lain.
Agen Statistik Tenaga Kerja AS memberikan laporan peningkatan payroll non-pertanian sekitar 850k untuk bulan Juni 2021.
Angka itu jauh melebihi perkiraan kesepakatan yang sejumlah 700k, sekalian meneruskan peningkatan 583k di bulan Mei.
Tetapi, tingkat pengangguran malah naik dari 5.8 % jadi 5.9 % -bukannya turun ke 5.7 % sama sesuai harapan pasar-. Perkembangan penghasilan rerata perjam, salah satunya acuan inflasi upah pegawai AS, cuman bertambah 0.3 % versi harapan pasar yang sebesar 0.4 %
Laporan malam hari ini sebetulnya menunjukkan jika proses rekondisi pasar tenaga kerja AS jadi berlanjut. Meskipun begitu, pasar sedih pada angka-angka didalamnya karena harapan yang telah terlampau tinggi awalnya.
Pasar sudah memprediksi NFP akan melampaui harapan semenjak launching data ADP Non-farm Employment yang cukup impresif satu hari awalnya.
Kami awalannya bereaksi positif pada judul informasi, NFP yang semakin kuat dari harapan kata Vassili Serebriakov.
Berubah sedikit ke bawah karena beberapa detil dalam laporan itu, terhitung tingkat pengangguran yang semakin tinggi dan tingkat yang semakin tinggi untuk sebuah surprise positif.
Saat informasi dicatat, GBP/USD sudah naik lebih dari 0.2 % ke range 1.3800. AUD/USD kuat sekitaran 0.3 %, sementara NZD/USD membumbung hampir 0.6 %.
EUR/USD sempat jatuh ke bentang 1.1807 pada sesion awalnya, tapi selanjutnya kembali naik dekati harga pembukaan pada range 1.1849 pasca-rilis NFP.
Lepas dari pelemahan USD sekarang ini, beberapa riset memandang dolar tidak alami revisi yang berarti. Riset dari TD Securities menjelaskan di luar reaksi jual fakta yang nampaknya sedang berjalan, kami anggap nuansa laporan pada umumnya masih positif.
Sesudah dua kali kekecewaan, data Juni tawarkan agunan jika perbaikan perekonomian AS ada pada lajur yang betul.






