Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Commerzbank: EUR/USD Di Bawah 1.18 Tidak Berargumen

Commerzbank: EUR/USD Di Bawah 1.18 Tidak Berargumen

558
0

Pasangan mata uang EUR/USD sempat jatuh ke bentang paling rendah 2 bulan pada tingkat 1.1807 dalam perdagangan hari Jumat ini 3/7/2021, saat sebelum rebound ke range 1.1843 karena launching data tingkat pengangguran AS yang menyebalkan.

Beberapa riset sekarang memiliki pendapat Singgel Currency berkesempatan kuat dalam periode pendek, karena tempatnya di bawah 1.18 tidak mempunyai dasar yang kuat.

EUR/USD sudah terjual sampai rekor terendha 9 Mei dan Fibonacci Retracement 78.6% pada 1.1836/24.

Ini sudah bertahan hadapi tes awalnya dan kita dapat buka peluang untuk bounce periode pendek, kata Karen Jones, kepala analitis teknikal mata uang, komoditas, dan obligasi di Commerzbank.

Tapi EUR/USD tetap negatif sepanjang ada di bawah Moving Average 200-day pada 1.2001. Lebih jauh di bawah, rekor paling rendah 5 April ada pada 1.1738 dan rekor paling rendah Maret bisa terdeteksi pada 1.1704

Karen Jones terhitung salah satunya promotor tindakan jual euro semenjak awal minggu ini saat tempatnya masih ada pada range 1.1913. Dia sempat mengambil untung partial dari tempatnya pada range 1.1845 saat sebelum akhir minggu ini.

Dia dan teamnya sudah memeringatkan jika EUR/USD terancam jatuh sepanjang 1.1602 sepanjang masa satu sampai tiga minggu di depan.

Tapi Juga mengidentifikasi range 1.1704 sebagai tempat di mana EUR/USD bisa membuat dukungan atau bahkan juga terstabilisasi.

Esther Reichelt, riset lain dari Commerzbank, menyorot pasangan ini dari sudut pandang esensial dan capai ringkasan seirama.

Ucapnya, Ketidakjelasan periode menengah masih tinggi berkaitan tingkat di mana inflasi dan ketenagakerjaan akan bertambah sesudah semua dampak khusus berkaitan covid sudah terhapus dari statistik. Hasilnya, kami akan melihat animo USD selanjutnya secara krisis.

Riset Commerzbank yang lain memperjelas juga jika level-level yang jauh di bawah 1.18 dalam EUR/USD tidak berargumen dalam penglihatan kami.

Masalahnya outlook peraturan moneter The Fed di depan masih muram karena masih ada ketidakjelasan besar mengenai rekondisi pasar tenaga kerja dan pergerakan inflasi Amerika Serikat.

Kita jangan melewati bukti jika The Fed terus mengulang mengenai dibutuhkannya semakin banyak data. Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengasumsikan jika rekondisi pasar tenaga kerja cuman bisa menjadi makin terang mulai September di depan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses