Pound sterling melesat sepanjang beberapa sesion paling akhir sampai menempati waktu paling tinggi sebulannya versi dollar AS pada range 1.3800-an.
Pasangan mata uang EUR/GBP bahkan juga tersuruk pada waktu paling rendah 20 bulan di range 0.8430-an.
Keadaan ini terjadi karena pembaruan sentimen investor global dan mentukarsipasi pasar mendekati peningkatan suku bunga dalam kurun waktu dekat.
Beberapa petinggi tinggi Bank of England/BoE sepanjang 2 minggu paling akhir ramai-ramai melemparkan retorika mengenai keutamaan peningkatan suku bunga buat mengontrol peningkatan inflasi akhir-akhir ini.
Di akhir minggu, Gubernur BoE Andrew Bailey bahkan juga menjelaskan jika bank sentra harus melakukan tindakan untuk batasi inflasi.
Retorika hawkish BoE lalu munculkan harapan peningkatan suku bunag BoE sekencang November kedepan.
Pasangan mata uang cross Pound terus bercahaya hari ini karena beberapa investor tingkatkan harapan mereka atas peningkatan suku bunga yang bisa terjadi di Inggris, kata Fawad Razaqzada, riset pasar di ThinkMarkets.com.
Karena momen bullish yang baru, beberapa beli pound pada bermacam mata uang yang lain.
Razaqzada mengatakan jika cuan paling tinggi sterling dibuat pada mata uang-mata uang yang bank sentralnya masih dovish, seperti yen Jepang dan franc Swiss.
Ucapnya, Meskipun GBP/JPY telah bertambah tajam, GBP/CHF belum bergerak dan nampaknya sedang pemanasan.
Seperti Bank of Japan, Swiss National Bank belum siap untuk mengetatkan peraturan moneternya. Hal ini selalu mengingati jika franc masih overvalue.
Beberapa riset menanyakan kelangsungan reli pound sterling sekarang ini.
Beberapa factor dicemaskan akan menggulingkan reli di depan, terhitung peristiwa buy on rumour, sell on news dan kritis energi dan masalah rantai suplai global yang berjalan.
Kemampuan sterling menghilang sesudah peningkatan suku bunga BoE kedengar seperti gagasan tentatif yang baik dalam penglihatan kami, kata Anders Eklöf, seorang ahli startegi forex di Swedbank.
Sterling mustahil memperoleh support yang bertahan lama dari peningkatan suku bunga BoE karena masalah suplai dan pasar tenaga kerja yang telah ketat.
Valentin Marinov, Kepala Taktik FX G10 di Kredit Agricole, memiliki pendapat,.
Kami mengulang peringatan kami jika pasar uang Inggris telah terlalu berlebih dalam mempertimbangkan transisi pengetatan BoE yang agresif untuk diawali selekasnya, karena pembalikan apa saja malah dapat memberatkan GBP.






