Dollar Australia bersama kawan-kawan mata uang komoditasnya terus mencatat rekor paling tinggi baru sepanjang sekian hari paling akhir.
AUD/USD sekarang ini 17/10/2021 menempati pada tingkat 0.7480-an, range paling tingginya dari sejak tengah Juli 2021.
Dollar Aussie Panen Cuan Karena Peningkatan Harga Komoditas
Hasil penelitian Bank of America memperlihatkan jika dollar Australia, dollar Kanada, dan krona Norwegia.
Sukses jadi mata uang bekerja terbaik dari sejak musim panas di penjuru dunia utara karena kenaikan harga komoditas.
Selanjutnya, trend yang mengangkat mata uang-mata uang itu peluang terus akan berjalan sepanjang beberapa saat di depan.
Secara teoritis, pembaruan dalam terms of trade seharusnya hasilkan mata uang yang semakin kuat, kata Athanasios Vamvakidis dari Bank of America.
Dari sejak musim panas, mata uang bekerja terbaik dalam G10 terhitung NOK, CAD, dan AUD, dan mata uang bekerja terjelek terhitung JPY dan EUR.
Kami memiliki pendapat ini khususnya dilakukan oleh peralihan tajam dalam terms of trade sepanjang meledak harga komoditas belakangan ini dan khususnya dalam energi. Mungkin dapat bersambung.
Peningkatan harga energi yang memacu kritis di Eropa, China, dan India, malah memberikan keuntungan untuk mata uang-mata uang yang terkait dengan negara produsen.
Minyak mentah sebagai komoditi export khusus Kanada dan Norwegia. Dan batu bara dan gas alam sebagai barang export ke-2 dan ke-3 Australia, sementara bijih besi menempati posisi pertama.
Saldo neraca dagang Australia terus melayang-layang pada waktu paling tinggi karena kenaikan keinginan bijih besi, batu bara dan gas alam.
Laporan paling akhir pada 5 Oktober kembali lagi memperlihatkan ada kenaikan export yang tingkatkan surplus neraca dagang.
Hingga mengorbitkan nilai tukar AUD walau tidak ada support tambahan dari peraturan moneter bank sentralnya.
Surplus perdagangan Australia yang bertambah, ke arah pada keinginan yang kuat untuk AUD, kata Elias Haddad, ekonom dari Commonwealth Bank of Australia.
Launching notula pertemuan peraturan moneter RBA kemarin tidak memperlihatkan peralihan berarti.
Bank sentra Australia masih memprediksi jika perbaikan perekonomian ke tingkat pra-pandemi akan diwujudkan pada paruh ke-2 tahun 2022.
Hingga berasa perlu untuk menjaga suku bunga sekarang ini untuk periode waktu lumayan lama.
Berlainan dengan negeri jirannya yang telah meningkatkan suku bunga bulan ini, Australia peluang baru melakukan rate hike di tahun 2024.






