Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Spekulasi Untuk Pengganti Yellen Suport Greenback ke Utara

Spekulasi Untuk Pengganti Yellen Suport Greenback ke Utara

764
0

Sampai Selasa pagi waktu berita ini ditulis, dolar AS menjaga penguatannya pada yen serta euro, di dukung oleh kenaikan yield Treasury menyusul satu laporan kalau Presiden AS Donald Trump lebih suka pada calon yang hawkish jadi pimpinan Federal Reserve selanjutnya.

 

Yield Treasury yang terus melambung dari tempat paling rendah dua minggu serta menguat untuk hari Senin sesudah ada satu laporan kalau Presiden Trump lebih suka pada John Taylor, ekonom dari Stanford, yang dilihat lebih hawkish dari pada Ketua Fed Janet Yellen sekarang ini, untuk memimpin bank sentral AS.

 

Junichi Ishikawa, salah satu forex senior paka taktik di IG Securities di Tokyo, memiliki pendapat kalau dolar AS ada dibawah tekanan disebabkan imbal hasil Treasury turun pada minggu kemarin, tetapi dolar AS rebound disebabkan Wall Street yang lebih kuat, data AS yang bagus serta laporan mengenai Taylor, semuanya keluar untuk hentikan penurunan yield.

 

Aspek beda yang mensupport dolar AS yaitu indeks keadaan usaha dari Fed New York yang dipublikasikan hari Senin yang tunjukkan pembacaan teratasnya mulai sejak September 2014.

 

Ishikawa meneruskan, ” Euro mungkin saja memegang kunci kemungkinan dolar AS bisa tetaplah kuat. Bank Sentral Eropa saat ini dipandang kurang hawkish dari pada yang diprediksikan pasar di pada bulan, mendorong yield obligasi di Jerman yang lebih rendah serta pada gilirannya mensupport dolar pada euro. ”

 

Imbal hasil obligasi 10-tahun di Jerman menjangkau titik paling rendah sebulan pada hari Senin, perpanjang gerakan yang tampak di akhir minggu lantas diakrenakan laporan kalau pembuat kebijakan ECB setuju untuk memperluas pembelian aset untuk volume yang lebih rendah dalam pertemuan 26 Oktober bersama pandangan yang konvergen dalam perpanjangan sembilan bulan.

 

Greenback terus menguat 0,28 % pada yen di session Senin, yang berakhir di ¥112,19. Euro turun 0,19 % ke $1, 1796. Indeks Dolar AS naik 0, 21 % waktu akhiri session perdagangan tempo hari di 93, 27. Hari Selasa pagi indeks ini ada di 93, 35. Indeks itu pernah tersungkur ke level paling rendah dalam 17 hari di 92, 73 hari Jumat sesudah data inflasi AS tidak sesuai harapan pasar.

 

Beberapa data perlu seperti inflasi Inggris serta Eropa, sentimen ekonomi Jerman, pidato Gubernur Bank of England dengan data industri AS juga akan memberi warna dinamika perdagangan forex hari ini.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses