GBP/USD dalam perdagangan di sekitar 1.30, di posisi bawah. Inggris peluang akan keluar dari ketentuan perdagangan Uni Eropa sesudah Brexit, menunjukkan deskripsi ekonomi dari industri Inggris yang susah.
Data dari Inggris pada minggu lantas terus memberatkan Sterling. Data ini memperkuat lebih jauh peluang untuk pemotongan tingkat suku bunga sebesar 25 basis point pada pertemuan kebijaksanaan moneter pada tanggal 30 Januari.
Ini ada didasarkan atas bertambahnya prihatin pasar jika Inggris akan keluar dengan paksa dari Uni Eropa di akhir tahun ini serta ini memberatkan Poundsterling Inggris dengan berat.
Pasangan matauang ini jatuh seputar 110 pips dari ketinggian harian menghilangkan kemenangan sepanjang tiga hari beruntun serta setelah itu ditambah lagi desakan yang hadir dari ketertarikan beli berkepanjangan atas dolar AS.
Greenback masih alami suport yang bagus oleh sebab harapan jika ekonomi AS selalu bertumbuh serta kurangi peluang akan pemotongan tingkat suku bunga lebih jauh oleh the Fed.
Pasangan matauang ini sempat sentuh ujung batas bawah dalam tenggang perdagangan harian serta masih bertahan dibatas psikologis kunci 1.30.
Ditengah-tengah absennya launching data ekonomi penggerak pasar dari Inggris, tiap berita tentang Brexit dapat memengaruhi sentimen seputar Sterling serta memberi peluang trading yang bermakna.
Sesaat bank-bank AS tutup dalam rencana memperingati hari Martin Luther King hingga dinamika harga GBP selalu bertindak selaku penggerak mewah dari pasangan matauang ini.
Dengan teknikal untuk gerakan pasangan GBPUSD ini hari, Support paling dekat ada pada 1.2985 yang jika sukses akan lanjut ke 1.2900 dan 1.2825. Sedang resistance paling dekat ada di 1.3050 yang jika sukses ditembus akan lanjut ke 1.3085 dan 1.3165.







