
Mata uang US Dolar melonjak ke titik paling tertinggi yang terakhir bisa terlihat pada bulan Juli 2020 terhadap rival mata uang utama lainnya pada hari Kamis, sehari setelah pihak The Fed atau Federal Reserve mengatakan dapat memberikan sejumlah kenaikan tingkat suku bunga yang lebih cepat dan juga lebih besar dalam beberapa bulan ke depan. Dengan pihak The Fed yang menandai siap untuk mulai menaikkan suku bunga pada bulan Maret nanti untuk menahan lonjakan tingkatan inflasi, pasar uang sendiri juga bergerak ke harga sebanyak lima seperempat poin dari kenaikan pada akhir tahun.
Nada Hawkish Kebijakan The Fed
Nada hawkish dari kebijakan moneter pihak The Fed pada hari Rabu membawa sebuah penguatan kepada US dolar. Indeks dolar, yang juga mengukur nilai greenback terhadap rival mata uang utama lainnya, naik menjadi sebesar 97,299, tertinggi sejak bulan Juli 2020 yang lalu. Lonjakan sebesar 0,8% adalah sebuah kenaikan satu hari yang paling terbesar dalam lebih dari dua bulan terakhir.
Mata uang euro merosot sebesar 0,95% menjadi harga $ 1,1133, terendah sejak bulan Juni 2020. Greenback juga mencapai level yang paling tertinggi dalam lebih dari setahun terhadap mata uang dolar Selandia Baru, puncak dalam tujuh minggu terhadap mata uang Australia dan naik juga secara luas terhadap mata uang pasar yang berkembang. Sementara ada rasa optimisme bahwa tingkat inflasi akan segera mereda pada pertengahan tahun, itu bisa menjadi lebih buruk lagi dan mengarah pada sejumlah tindakan daripihak Federal Reserve atau The Fed yang lebih agresif
The Fed sendiri juga mengindikasikan adanya kemungkinan akan menaikkan tingkat suku bunga pada bulan Maret nanti, seperti yang sudah diperkirakan secara luas, dan menegaskan kembali tentang rencana untuk mengakhiri sejumlah pembelian obligasi pada bulan itu sebelum secara signifikan telah mengurangi kepemilikan asetnya.
Pihak The Fed sendiri juga mengatakan mungkin diperlukan untuk meningkatkan tingkat suku bunga dana federal dengan “lebih cepat atau lebih cepat” daripada yang telah diantisipasi pada sebelumnya.
Intinya adalah US Dolar melonjak ke titik yang tertinggi terhadap sebagian besar mata uang lainnya, terkhusus 6 rival mata uang lainnnya. Federal Reserve atau The Fed juga mampu untuk menaikkan tingkat suku bunga yang lebih cepat dan besar pada bulan-bulan yang mendatang. Mata uang Euro juga merosot 0,95 persen dan merupakan titik paling rendah sejak bulan Juni 2020 yang lalu..





