Dollar AS nampak menurun pagi hari ini sebab berkurangnya posisi imbal hasil obligasi pemerintahan AS. Pagi hari, aktor pasar menunggu data Trade Balance Tiongkok waktu launching masih tentatif.
Jika berlangsung kenaikan surplus melewati perkiraan, harga asset beresiko yang terkait dengan Tiongkok berkesempatan kuat.
Pukul 19.30 WIB, nilai ganti Euro akan memperoleh pendorong dari launching Notulen pertemuan Bank Sentra Eropa.
Jika bank sentra masih menggerakkan kelonggaran moneter yang semakin besar, nilai ganti euro mempunyai potensi tertekan.
Pukul 20.30 WIB, dollar AS akan memperoleh pendorong dari data Unemployment Claims AS. Jika data memperlihatkan peningkatan claim yang berarti pengangguran jadi membesar, dollar AS mempunyai potensi menurun.
Pengakuan Gubernur Bank Sentra AS Jerome Powell di seminar-online yang diadakan oleh Kampus Princeton – pukul 0.30 WIB, bisa juga jadi pasar mover untuk dollar AS.
Sikap Bank Sentra AS yang lebih percaya diri pada perbaikan perekonomian AS, dapat menggerakkan pengokohan dollar AS.
Aktor pasar masih mengharap pada stimulan pajak AS yang semakin besar yang peluang akan dipublikasikan Joe Biden ini hari. Jika nilainya sama keinginan aktor pasar, harga asset beresiko dapat kuat.
Peluang Pasangan GBPUSD
Aksi beli dollar AS di tengah-tengah kekuatan pendakwaan pemakzulan Presiden Donald Trump, sudah mendesak mengalami penurunan GBPUSD sampai usai menurun sejumlah 30 pip di posisi 1.3634 pada hari Rabu.
GBPUSD mempunyai potensi dibeli menguji resisten 1.3680 di sesion Asia 141 sepanjang harga berada di atas posisi 1.3620. Kebalikannya, bila harga mengalami penurunan ke bawah posisi itu,
GBPUSD mempunyai potensi dipasarkan menguji suport 1.3600. Aktor pasar masih mengharap pada stimulan pajak AS yang semakin besar yang peluang akan dipublikasikan Joe Biden ini hari.
Harapan pada stimulan ini dapat menggerakkan pelemahan dollar AS. Kekuatan kisaran harga di sesion Asia 1.3600 – 1.3680.







