Dolar AS menguat pada beberapa mata uang paling utama karna komentar yakin dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang inflasi serta perkembangan ekonomi menguatkan harapan beberapa investor untuk laju kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat.
laporan CNBC Rabu pagi diakhir bulan ini tunjukkan Indeks Dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada perdagangan yang masih tertimbang enam mata uang paling utama perdagangan, naik 0, 58% jadi 90, 38.
Dari hasil kesaksiannya di Capitol Hill, Powell menyoroti kebijakan fiskal jadi ” tailwinds ” (kendala) baru untuk ekonomi, sembari mengulangi kalau bank sentral AS juga akan bertahan dengan kenaikan suku bunga ” yang lebih jauh dengan bertahap “.
Sementara Powell nampaknya mengambil cerita kenaikan suku bunga ” bertahap ” dari sebelumnya Janet Yellen, pandangan yakin mengenai inflasi serta perkembangan ekonomi buat pasar bertaruh kalau bank sentral AS bisa menambah suku bunganya sejumlah empat kali di tahun ini.
” Kami sudah lihat sebagian data yang dalam menurut saya juga akan menaikkan kepercayaan pada pandangan saya kalau inflasi bergerak ke arah sasaran, ” kata Powell.
” Kami juga lihat kemampuan yang selalu berlanjut di semua dunia, serta kami sudah lihat kebijakan fiskal jadi lebih stimulatif, ” lebih Powell.
Tampilan Powell itu membayangi bermacam data ekonomi yang tunjukkan kepercayaan customer pada ekonomi tetaplah kuat sementara pesanan barang tahan lama ada dibawah harapan.
Tanda kepercayaan customer Conference Board bertambah jadi 130, 8 di bulan Februari dari 124, 3 di bulan Januari, menaklukkan perkiraan beberapa ekonom untuk pembacaan 121.
Disamping itu Departemen Perdagangan AS memberikan laporan pesanan untuk barang tahan lama (durable goods orders) turun 3, 7% bulan lantas sedang beberapa ekonom sudah meramalkan penurunan 2, 4%.
Tetapi beberapa aktor pasar meremehkan jumlah pesanan barang tahan lama yang lebih rendah di dalam lemahnya pesanan pada komponen pesawat baik itu untuk kepentingan sipil ataupun militer serta suku cadangnya yang dipercaya jadi beberapa barang yang harga nya begitu gampang berfluktuasi.






