Pimpinan komite parlemen Inggris yang terus mengkritik pemerintah pagi barusan karena sudah menasehati pada perusahaan-perusahaan Inggris untuk menyiapkan Brexit tanpa ada memberitahu mereka apa yang juga akan diinginkan saat negara itu berhenti dari Uni Eropa.
Beberapa waktu terakhir, pemerintah Inggris menyebutkan pada perusahaan Inggris untuk menyiapkan Brexit, tetapi memberi cuma sedikit perincian tentang apa yang dapat diinginkan dari Brexit pada perusahaan Inggris di masa mendatang.
Pemerintah Inggris sendiri sudah menyikapi kalau beberapa pelaku bisnis Inggris mesti coba mengerti bagaimana perubahan ketentuan bisa memengaruhi usaha mereka serta untuk mengeksplorasi efeknya.
Nicky Morgan, sebagai anggota parlemen untuk Partai Konservatif yang memimpin Komite Perbendaharaan, menyebutkan kalau saran pemerintah itu ‘luar biasa’, mengingat ketidakpastian sekitar Brexit untuk usaha.
Sedang Perdana Menteri Theresa May mengharapkan untuk mencapai perjanjian transisi pada bulan depan yang juga akan buat jalinan pada Inggris dengan Uni Eropa beberapa besar tidak beralih sepanjang sekitaran 2 tahun sesudah Inggris meninggalkan pasar tunggal Eropa pada Maret 2019.
Morgan yang disebut anti-Brexit yang tersisa menyebutkan kalau perusahaan-perusahaan Inggris nyaris tidak bisa tahu perubahan mereka tanpa ada tahu akar problemnya serta ketidakpastian Brexit untuk usaha banyak tampak.
Masih tetap ada sedikit perincian mengenai perjanjian periode panjang seperti mesti bagaimana Inggris mengerjakannya dengan Uni Eropa yang belum juga diperoleh Inggris. Selama ini PM May menginginkan supaya Inggris memperoleh akses bebas sebanyak-banyaknya ke pasar tunggal Eropa itu untuk barang serta jasa dan perbankan.
Morgan menyebutkan tanpa ada kejelasan pada Brexit jadi perusahaan-perusahaan Inggris tidak miliki pilihan terkecuali menyiapkan peluang hanya satu yang bisa mereka mengerti dimana skenario terburuk dalam jalinan dagang berdasar pada prinsip WTO.
Tetapi Uni Eropa sendiri menyebutkan kalau Inggris akan tidak diberi perjanjian sesuai sama itu tanpa ada konsesi tentang imigrasi serta pengadilan Eropa, dimana hal itu.
Steve White dari asosiasi yang mewakili grup asuransi Inggris menyebutkan bajwa anggotanya mesti terang tentang kriteria transisi saat ini karena kontrak yang meliputi lepas Brexit sudah disusun.






