Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pound Tertekan Gara-gara Inggris Menjaga Limitasi Sosial

Pound Tertekan Gara-gara Inggris Menjaga Limitasi Sosial

430
0

Pasangan mata uang GBP/USD sempat pernah terjerumus ke range paling rendah satu bulan pada tingkat 1.4034 dalam perdagangan ini hari 15/6/2021.

Data tenaga kerja Inggris memperlihatkan beberapa angka yang menyenangkan, tapi pasar terbuncang oleh informasi pemerintahan Inggris terkini mengenai diundurnya pencabutan keseluruhan semua ketentuan limitasi sosial.

Pound Ketekan Gara-gara Inggris Menjaga Limitasi Sosial

PM Boris Johnson mengatakan jika kelonggaran lockdown keseluruhan di tanggal 21 Juni akan ditunda sampai 19 Juli, dengan ulasan khusus dalam dua minggu kedepan.

Keputusan ini diambil supaya mekanisme kesehatannya bisa memvaksinasi semakin banyak masyarakat berumur produktif.

Johnson menginginkan seluruh orang dewasa telah mendapatakan minimal satu jumlah vaksin per 19 Juli.

Informasi itu tekan kurs pound sterling pada bermacam mata uang mayor.

Tetapi, beberapa riset masih tetap optimis pada prospect pound dalam waktu semakin lama. Masalahnya beberapa data ekonomi Inggris termasuk masih tetap kuat.

UK Office for National Statistics ONS barusan sore memberikan laporan jika jumlah pegawai yang masuk payroll sudah bertambah sepanjang 6 bulan beruntun sampai capai keseluruhan 28.

Lima Juta di bulan Mei 2021. Ini memberikan dukungan tingkat pengangguran masih tetap pada 4.7 % dalam masa itu.

Angka claim pengangguran bulanan Claimant Count Change menyusut 92,6k di bulan Mei, sesudah mengalami penurunan 55.8k di bulan April.

Adapun jumlah lowongan pekerjaan di antara Maret sampai Mei terdaftar 758k, atau cuman kurang 27k untuk capai jumlah lowongan pra-pandemi yang terdaftar pada Januari-Maret 2020.

Selanjutnya, aktor pasar akan mengawasi prediksi peraturan bank sentra dari rapat FOMC yang peluang berpengaruh besar di pasar forex.

Pembicaraan di antara Inggris dan Uni Eropa mengenai perselisihan prosedur Irlandia Utara pasti akan mengundang perhatian

Uni Eropa sudah sampaikan teror akan jatuhkan ancaman ke Inggris jika terus-terusan tidak mau mengaplikasikan prosedur Irlandia Utara yang disepakatinya dalam persetujuan brexit tahun kemarin.

Keadaan ini tumbuhkan kekuatiran sama saat-saat pembicaraan brexit, ingat ke-2  teritori mempunyai rekanan perdagangan yang paling kuat.

Jika tatap muka di antara Menteri Brexit Inggris David Frost dan Wakil Presiden Komisi Eropa Maroš Šefčovič dalam minggu ini tidak berhasil capai persetujuan yang memberikan kepuasan, pound mempunyai potensi makin ketekan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses