Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Euro-Dolar Mengambil Ancang-ancang Hadapi Rapat FOMC

Euro-Dolar Mengambil Ancang-ancang Hadapi Rapat FOMC

429
0

Pasangan mata uang EUR/USD ketahan pada range 1.2100 dalam perdagangan hari Selasa ini 15/6/2021 di tengah-tengah volatilitas pasar yang paling rendah.

Aktor pasar memperhitungkan rapat dewan peraturan bank sentra AS FOMC esok, hingga condong untuk pilih wait-and-see saat sebelum membuat keputusan trading selanjutnya.

Euro-Dolar Mengambil Ancang-ancang Hadapi Rapat FOMC

Kesepakatan memprediksi rapat FOMC akan menjaga peraturan moneter sekarang ini, baik rasio program Quantitative Easing QE atau suku bunga.

Tetapi, pasar akan mengawasi skenario dot plot yang umumnya dipakai untuk memproyeksikan peralihan peraturan kedepan.

Hasil pengawasan itu bisa berpengaruh besar bila mendatangkan tanda-tanda jika peningkatan suku bunga kemungkinan terjadi lebih cepat dari prediksi tahun 2024 sekarang ini.

Pasar forex akan menyimak apa The Fed mengganti bahasa pengakuannya mengenai program QE. Program QE sekarang ini beli obligasi pemerintahan AS sebesar USD80 miliar /bulan dan USD40 miliar obligasi hipotek.

Jika ada tanda-tanda QE akan dikurangkan tapering, USD mempunyai potensi kuat. Sedang bila tidak ada tanda-tanda semacam itu, malah Euro dan pesaing-rival USD yang lain yang berkesempatan populer.

Jika FOMC merisaukan pasar, kami akan memperhitungkan EUR/USD untuk naik ke arah akhir minggu, kata Chris Turner, kepala penelitian pasar global dari ING.

Tidak semua riset setuju. Beberapa riset lain memandang trend EUR/USD yang semakin lama masih condong bearish, karena prospect peralihan peraturan bank sentra AS nantinya semakin lebih bullish dibanding bank sentra Eropa.

Walau ada ruangan untuk beberapa kekesalan untuk USD dalam kejadian FOMC ini, kami memprediksi akan berjalan sementara saja.

Kami menyaksikan ruangan untuk EUR/USD untuk menguji 1.20 pada panas musim ini dengan mengantisipasi jika dialog tapering di The Fed akan selekasnya diawali, kata Jane Foley.

Foley menambah, Presiden ECB Lagarde sudah menerangkan minggu kemarin jika tidak ada peralihan dalam program pembelian asset QE bank sentra Eropa.

Dalam soal resiko inflasi, data ini sudah secara bersejarah lebih kurang kuat di Zone Euro dibanding di AS hingga AS memungkinkan memotong QE dan meningkatkan suku bunga bisa lebih cepat -red.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses