Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pasokan Tersendat Membuat Harga Minyak Melaju

Pasokan Tersendat Membuat Harga Minyak Melaju

471
0

 

Harga minyak melambung melewati 121 Dolar per barel pada hari Rabu dikarenakan gangguan pipa penyaluran minyak Rusia dan Kazakhstan untuk ekspor lewat Caspian Pipeline Consortium (CPC) menambah kekhawatiran terkair suplai minyak global yang kian menipis.

Keadaan yang ada menambah kekhawatiran pasar terkait efek lanjutan yang mungkin ditimbulkan oleh sanksi berat pada Rusia, sebagai ekportir minyak terbesar kedua di dunia, setelah invasi mereka ke Ukraina.

Pipa penyalur CPC adalah jalur suplai penting bagi pasar dunia, mengangkut sekitar 1,2 juta barel perhari dari kilang minyak utama Kazakhstan atau 1,2% kebutuhan dunia.

Tolok ukur harga minyak selama ini tetap pada posisi reli sejak Rusia melakukan serangan pada Ukraina sebulan lalu yang mereka sebut sebagai “operasi khusus”. Amerika Serikat dan para sekutunya memberikan sanksi keras pada Moscow ynag menyebabkan gangguan pada pasar minyak secara global.

Rusia mengirim sekitar empat sampai lima juga barel minyak mentah ke seluruh dunia, yang menjadikannya eksportir kedua terbesar setelah Arab Saudi. Para analis memperkirakan sejauh mana kekuatan minyak dalam menentukan harga pasar.

Minyak mentah dari Kazakhstan untuk ekspor yang tersimpan dalam terminal Rusia di Teluk Laut Hitam mengalami kerusakan parah akibat badai yang menerjang dan cuaca yang terus memburuk pada hari Rabu.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak menyatakan bahwa suplai dari CPC bisa saja terhenti secara total selama dua bulan penuh.

Pendekatan Amerika dan Uni Eropa dapat mempengaruhi harga minyak

Presiden Amerika Serikat Joe Biden diperkirakan siap untuk mengumumkan sanksi lanjutan untuk Rusia ketika Ia bertemu para pemimpin negara Eropa hari Kamis di Brussel, termasuk pertemuan darurat NATO.

Negara Uni Eropa masih belum memiliki pandangan sama terkait sanksi Rusia apakah mereka akan sepenuhnya melarang impor hasil minyak Rusia setelah baik Amerika Serikat maupun Kanada mengatakan mereka akan melarang impor minyak dari Rusia dan Inggris yang mengungkapkan akan mengurangi pembelian minyak.

Data pemerintah menunjukkan bahwa cadangan minyak Amerika Serikat jatuh 2,5 juta barel minggu lalu, dibandingkan dengan harapan untuk perkembangan yang lebihi baik. Produksi minyak tetap berada pada 11,6 juta barel per hari untuk seminggu terakhir.

Para perusahaan penghasil minyak telah meningkatkan pengeboran, namun hasil yang didapatkan masih belum sesuai target.

Harga minyak pada pasar perdagangan London, sebagai acuan harga dunia, naik $6,12 atau 5,3% pada $121,6 perbarel. Ketakutan pasar telah mendorong 7% kenaikan bersih pada dua sesi perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses