Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pair GBP/USD Sedang Fokus Di Tengah Panasnya Perang Rusia-Ukraina

Pair GBP/USD Sedang Fokus Di Tengah Panasnya Perang Rusia-Ukraina

475
0
Poundsterling
closeup Banknotes of the pound sterling

 

 

Setelah terus melesat naik selama 3 minggu terakhir secara  berturut-turut, pair mata uang GBP/USD harus menyerah dari pergerakan naiknya dengan munculnya badai konflik geopolitik di Ukraina.

 

Sejumlah ekspektasi bahwa pihak BoE akan bersikap hawkish karena memanasnya tingkat inflasi Inggris telah terus mendorong naik mata uang Poundsterling selama tiga minggu dari awal bulan Februari.

 

Namun menjelang akhir bulan Februari ini seluruh  para sellers kembali berdatangan dengan pihak Rusia yang memerangi tetangganya Ukraina.

 

Setelah sempat turun sebentar karena menguatnya dollar AS secara luas pada hari Senin minggu lalu, GBP/USD berhasil bangkit kembali pada hari yang sama, dengan keluarnya data PMI Inggris yang bagus. GBP/USD diperdagangkan di teritori yang positip di atas 1.3600 di sekitar 1.3608

 

Setelah tidak berhasil menembus resistance kuat di 1.3650, GBP/USD terjerembab ke level terendah selama dua bulan di 1.3271 dengan munculnya kembali para sellers karena berita bahwa Rusia jadi menyerang Ukraina.

 

Minggu ini, dengan sudah memasuki bulan Maret, perhatian bisa bergeser kembali ke arah penghitungan harga pasar atas rencana the Fed menaikkan tingkat suku bunga, bersamaan dengan tetap berlangsungnya konflik Rusia vs Ukraina, sementara isu Brexit menjadi dibelakang.

 

Arus akhir bulan juga akan mempengaruhi hari trading pertama dari minggu ini, dengan kurangnya data dari kalender ekonomi. Pada hari Selasa Inggris akan merilis PMI manufaktur final. Sementara AS akan merilis PMI manufaktur dari ISM.

 

Pada hari Jumat, akan dirilis laporan employment AS Non-Farm Payrolls  yang diperkirakan akan menambah 438.000 pekerjaan baru sementara sebelumnya pada bulan Januari ekonomi AS telah menambah 467.000 pekerjaan baru.

 

Meskipun banyak data dan event pada minggu ini, sentimen pasar yang lebih luas masih akan dipengaruhi oleh krisis Rusia vs Ukraina. Selain itu harga minyak mentah juga akan diperhatikan karena bisa memberikan kesempatan trading.

 

Pergerakan naik GBP/USD baru bisa muncul lagi apabila pasangan matauang ini berhasil menembus resistance di 1.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses