Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental NZD/USD Naik Meskipun New Zealand Mengalami Krisis

NZD/USD Naik Meskipun New Zealand Mengalami Krisis

463
0

Dalam perdagangan hari ini Dolar New Zealand mencatatkan kenaikan secara impresif dalam minggu ini, meskipun data dari Gross Domestic Product New Zealand mencatatkan angka perkembangan negatif.

Pada saat session New York pasangan NZD/USD menempati posisi sebesar 0.6778 serta mendapatkan kembali posisi yang tertinggi dalam perdagangan pada awal bulan.

Badan Statistik New Zealand memberikan laporan perkembangan GDP kuartal II/2020 tercata sebesar 12.2 % Quarter-over-Quarter atau di 12.4 % Year-on-Year.

Catatan tersebut mengisyaratkan jika New Zealand telah sah masuk masa krisis. Tetapi, beberapa angka itu lebih bagus daripada perkiraan awal yang sebesar 12.8 % serta 13.3 %.

Mata uang Dolar New Zealand sebelumnya terjerumus terkait respon laporan GDP. Tetapi, tidak membutuhkan waktu yang lama langsung bergerak naik kembali karena tanggapan Menteri Keuangan Grant Robertson yang optimis.

Robertson mengatakan jika membaiknya ekonomi yang lebih bagus dari harapan peluang untuk menahan bias dovish bank sentra RBNZ.

Pelaku pasar sangat percaya peluang itu, hingga NZD membumbung terhadap mata uang pesaingnya.

Meskipun begitu, beberapa analis memandang masih ada kemungkinan buat RBNZ untuk menerapkan suku bunga negatif yang akan berlangsung tahun kedepan.

Pasangan NZD/USD mengalami peningkatan sebesar 0.5 % ke posisi 0.6780 sesudah Menteri Keuangan New Zealand, Grant Robertson, memberi komentar optimis, kata Carol Kong.

Robertson menjelaskan RBNZ memiliki komitmen untuk menjaga suku bunga acuan sah OCR pada 0.25 % minimal sampai Maret.

Tetapi dia  juga menjelaskan RBNZ akan mempertimbangkan kemampuan pemulihan ekonomi dan menimbang outlook suku bunga tahun kedepan. Meskipun begitu beberapa mitra kami dari ASB terus memprediksi OCR akan mengurangi sekitar 75  dan di 0.5 % yang akan diterapkan April 2021.

Dari hasil penjelasa Mark Smith, pada konsepnya adopsi tingkat suku bunga negatif tidak merubah langkah kerja kebijaksanaan moneter, yakni menggerakkan spending dibandingkan saving serta gerakkan aktifitas ekonomi.

NZD semakin lebih rendah dari pada suku bunga negative tidak ada, hingga akan memberikan dukungan bidang export.

Sesuai yang kita ketahui, nilai kurs mata uang yang bertambah turun condong mengangkat persaingan produk asal New Zealand berada pasar internasional.

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses