Dolar Selandia Baru jatuh ke level paling rendah di tahun 2018, pada Rabu 27Juni pagi itu. Hal semacam itu dikarenakan oleh turunnya Indeks Keyakinan Usaha Selandia Baru yang memberikan indikasi perlambatan perkembangan. Diluar itu, keputusan dagang Trump yang masih tetap jadi sorotan paling utama di panggung perdagangan global ikut berperan menghimpit NZD.
NZDUSD jatuh sejumlah 0. 6 % ke tempat 0. 6820, level paling rendah mulai sejak bulan Desember. Mata uang berjuluk Kiwi itu sebenarnya telah tunjukkan penurunan mulai sejak awal minggu itu. Yang tadi malam saja, NZDUSD jeblok ke dari 0. 6892 ke 0. 6850.
Penurunan tajam NZDUSD terjadi sesudah ANZ memberikan laporan hasil survey Keyakinan Usaha pada bulan Juni. Seputar 39 % perusahaan yang disurvei berpandangan pesimistis bakal perkembangan 12 bulan ke depan. Level itu bertambah dari bulan pada awal mulanya, yang mencatatkan prosentase pesimisme sebesar 27. 2 %.
Selain itu, Outlook Kesibukan Usaha untuk bulan Juni juga lebih rendah dari pada bulan pada awal mulanya, yaitu di tempat 9. 4 % dari 13. 6 %. Hal semacam ini mengimplikasikan kalau usaha Selandia Baru bakal hadapi perlambatan sekali lagi, dalam hubungannya dengan perkembangan ekonomi Selandia Baru dengan cara keseluruhnya.
Ekonom Senior ANZ, Liz Kendall menyampaikan :
Tanda GDP Paduan kami mengombinasikan harapan serta intensi usaha dengan keyakinan customer. Itu masih tetap berekspansi karena kuatnya keyakinan customer, namun tunjukkan juga peluang bakal melambatnya perekonomian dalam sebagian bulan ke depan, walau ada support dari stimulus fiskal serta tingginya harga komoditas.
Walau pasar melihat keadaan penurunan keyakinan usaha jadi argumen untuk jual Dolar Selandia Baru, namun pemicu melemahnya sentimen pada Kiwi juga di pengaruhi oleh keputusan perlindungan dagang Presiden AS Donald Trump.
Trump naik pitam demikian mendengar gagasan produsen motor kenamaan, Harley Davidson, yang mau mengubahkan produksinya ke luar AS. Ditambah sekali lagi, ketentuan tarif import baru untuk mobil-mobil import Eropa telah nyaris masak.
Kondisi itu tak untungkan untuk mata uang komoditas termasuk juga Dolar Selandia Baru. Berita paling utama perihal peranang dagang masih tetap jadi konsentrasi, namun pasar tengah tidak mau untuk menempatkan harga pada berita jelek dalam kondisi kesempatan ini, catat senior market strategist Bank of Selandia Baru, Jason Wong, yang diambil oleh New Zealan Herald. NZD melemah pada semua mata uang mayor, meskipun laju penurunannya tengah.






