Poundsterling sudah sempat terguling ke bawah ujung 1.3000 pada Dolar AS dalam perdagangan hari Jumat 3/5, tapi lalu langsung kembali bangkit ke 1.3052.
Sterling unggul vs Euro serta Yen, dengan tempat EUR/GBP turun 0.14 % ke posisi 0.8560 serta GBP/JPY naik 0.05 % ke 145.36.
Penurunan awal Sterling dipacu oleh hasil sesaat dalam perhitungan suara pemilu lokal yang tunjukkan kekalahan fenomenal partai Konservatif dan animo Dolar AS karena angka NFP yang melebihi harapan.
Tetapi, tempat Sterling mulai konstan sesudah tersingkap jika kekalahan partai Konservatif bisa saja tidak sebesar prediksi awal, sesaat Dolar AS tertekan karena pergerakan perkembangan upah yang menyedihkan.
Dalam perhitungan sesaat pemilu tingkat regional, partai Konservatif yang disebut basis massa PM Theresa May, kehilangan 512 kursi. Grup oposisi penting, partai Labour, rugi 72 kursi.
Partai-partai kecil Liberal Demokrat, Green, serta grup berdiri sendiri malah memperoleh pencapaian semakin besar dibanding harapan beberapa pengamat politik.
Kejadian itu sudah sempat membuat cemas aktor pasar, sebab punya potensi tingkatkan desakan atas PM Theresa May untuk mengundurkan diri. Tetapi, bersamaan dengan berlanjutnya perhitungan suara, jumlahnya kursi Konservatif yang rontok nyatanya tidak sampai angka 1000 yang di kuatirkan pasar.
Jika situasi ini sukses dipertahankan sampai akhir perhitungan suara, karena itu PM May masih mempunyai semakin banyak ruangan untuk bergerak.
Di lain sisi, Dolar AS dikagetkan oleh data perkembangan penghasilan per-jam yang cuma meluncur 0.2 % Month-over-Month dalam bulan April 2019, bukanlah naik 0.3 % seperti diinginkan oleh beberapa ahli.
Ini menghidupkan kembali kecemasan pasar tentang perlambatan inflasi di Amerika Serikat, sekaligus juga menggerakkan investor serta trader untuk mempertimbangkan lagi kesempatan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dalam tahun ini.
Lepas dari itu, butuh dilihat jika rumor inflasi AS ataupun hasil pemilu lokal Inggris adalah sisi dari berita yang terus berkembang.
Sampai penutupan session New York beberapa saat ke depan, gerakan mata uang-mata uang mayor kelihatannya akan volatile. Arah gerakan pasar pada awal minggu kedepan relatif susah diterka sebab landasan mendasar yang masih dibelit ketidakpastian.






