Di waktu dahulu, transaksi forex ditangani dengan menggunakan telephone kabel. Tapi bertepatan dengan perubahan zaman, karenanya transaksi forex saat ini ditangani dalam jaringan internet.
Nah, diantaranya pekerjaan broker adalah siapkan basis untuk beberapa aktor forex. Basis untuk forex sebaiknya harus memiliki konektivitas yang cepat dan lancar, karena setiap waktu berharga bikin beberapa aktor investasi forex.
Hanya dalam beberapa waktu saja, sudah ada banyak perubahan dalam forex trading dan dapat ketentuan yang diambil tidak berlaku .
Bila broker menawarkan basis yang konektivitasnya tidak lancar, karenanya bisa-bisa Andalah yang akan rugi. Anda tidak mau bukan modal Anda habis hanya karena persoalan konektivitas saja?
Pilih broker dengan komisi dan spread baik
Seperti yang sudah disebutkan awalannya, ada dua langkah bikin broker jadi makelar untuk mendapatkan keuntungan. Nah, besar atau tidaknya keuntungan broker di mata beberapa aktor investasi forex tentunya relatif.
Tapi, kalkulasilah berapakah lama modal Anda akan kembali dengan komisi atau spread yang diinginkan oleh pihak broker.
Seperti ini contoh hitungannya. Broker pilihan Anda menawarkan spread 5 pip $50 serta komisi $30. Supaya modal bisa kembali, minimum Anda harus mendapatkan $80, kan? Nah, bila Anda ingin mendapatkan untung, tentunya Anda harus bisa memperoleh lebih dari harga itu.
Jadi, cematilah waktu kalkulasi berapakah besar komisi dan spread yang ditawarkan oleh broker. Jangan sampai kelak Anda menyesal karena tidak selekasnya mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Pilih broker yang pandai dan tidak berbelit-belit
Bukan hanya jujur, seorang broker seharusnya pandai dan tidak berbelit-belit. Bila seorang broker demikian berbelit-belit waktu bicara, bukankah hal tersebut akan bikin pusing Anda?
Disamping itu, broker yang pandai dan dapat berpikir taktis akan membantu dalam proses investasi forex
Itu beberapa cara yang dapat Anda lakukan dalam pilih broker forex terbaik 2019. Jangan terbuai beberapa kata manis dan cek rekam jejak broker secermat peluang, ya.
Tips Trendline Untuk Mencapai Resistance Forex
Garis biru itu mengenali Suport dalam kondisi harga uptrend tren naik. Lalu, dimana titik Resistance-nya?
Dalam kondisi uptrend, kita akan kesulitan tetapkan Resistance spesial, karena harga kesempatan terus menerus bikin titik tertinggi baru. Untuk entry atau open posisi, ada dua pilihan yang dapat diambil:
Menunggu sampai pergerakan harga alami bounce memantul dari garis tren yang mengenali Suport, lalu open posisi beli buy
Menunggu sampai pergerakan harga menerobos Suport seperti kelihatan di bagian gambar paling kanan, setelah itu open posisi jual buy.
Bila kondisi harga downtrend tren turun, karenanya kita dapat kerjakan strategi kebalikannya, yaitu menggunakan garis tren jadi Resistance untuk mengenali titik harga tertinggi high yang lama-lama semakin alami penurunan.
Tunggu sampai harga bounce atau breakout dari garis tren itu, sebelum kerjakan open posisi buy atau sell.
Selain itu, Anda dapat menggambar garis tren ganda sampai membuat kanal yang mengurung pergerakan harga dalam kondisi uptren dan downtrend.
Contohnya kelihatan dalam chart EUR/USD pada timeframe Daily D1 di bawah ini. Model analisis seperti ini dapat buat jadi rujukan trading selama beberapa waktu, cukup hanya sekali gambar saja.
Menggambar garis tren ganda sampai membuat kanal yang mengurung pergerakan harga dalam kondisi uptren dan downtrend
Langkah tetapkan Suport dan Resistance ke-3 ini membutuhkan sinyal teknikal namanya Moving Average MA.
Sinyal ini sudah ada pada semua basis trading forex, sampai Anda cukup menambahkannya pada chart dari daftar menu sinyal dalam basis, setelah itu cocokkan dasar period dengan timeframe chart.
Garis Moving Average akan ada di chart jadi titik Suport dan Resistance dinamis atau berubah-ubah.
Seperti apa mempunyai bentuk dan bagaimana langkah menggunakannya? Silakan lihat contoh di bawah ini, kelihatan chart EUR/USD dengan timeframe Daily D1 dengan Moving Average tipe Simpel dan period 26.





