Satu revolusi industri baru bisa membuat kembali sektor manufaktur UK, buka kesempatan hasilkan dana sebesar £445 miliar serta membuat beberapa ribu lapangan kerja baru, sekian menurut satu laporan tentang langkah radikal untuk ekonomi setelah Brexit di negara itu.
Satu tinjauan berdiri sendiri yang dibawah pimpin Jurgen Maier, bos Siemens di UK, mereferensikan perjanjian pada pemerintah serta industri untuk meletakkan UK ada di garis depan tehnologi baru seperti robotika, kecerdasan buatan, pencetakan 3D, serta virtual reality.
Sesuai yang ditulid di The Daily Telegraph, Maier menyebutkan, ” Taktik industri pemerintah juga akan memerlukan benang merah dari usaha digital lewat basicnya. Ini bukan mengenai menghidupkan kembali industri yang sudah lama berlalu, tetapi membuat satu bangunan baru. ”
Ditulis sesudah konsultasi sepanjang delapan bulan dengan jumlah lebih dari 200 perusahaan, termasuk juga Rolls Royce serta Accenture, dan sebagian universitas terpenting, proposal itu meliputi program untuk pekerja re-skill, bonus pajak untuk perusahaan manufaktur, yang membangun 12 pusat riset digital untuk tingkatkan penemuan serta kekuatan, juga satu komisi nasional tentang tehnologi digital industri.
Maier menyebutkan ini dapat hasilkan ratusan miliar pound untuk ekonomi, membuat 175.000 pekerjaan untuk beberapa pekerja yang sangat trampil serta berperan sebagai “penawar” untuk sebagian tantangan berat serta biaya semakin tinggi dihadapi bidang manufaktur dari hasil refrendum Brexit.
Muncul sejumlah analis yang telah memperingatkan terkait ancaman Brexit, yang dipadukan dengan bangkitnya otomatisasi, bisa meruntuhkan basis manufaktur negara itu. Sedangkan bidang ini sudah alami penurunan diantara beberapa besar negara maju sepanjang 30 tahun paling akhir,
” UK sudah tunjukkan penurunan yang begitu jelas, ” tegas The Independent. Bidang manufaktur berkonstribusi sebesar 20% pada ekonomi UK pada tahun 1990, dibanding dengan cuma 10% pada tahun 2015.
Sedangkan menyoroti peluang besar yang didapatkan oleh satu revolusi industri baru, Maier menyebutkan pada program BBC Today kalau UK memerlukan ambisi yang semakin besar untuk memakai tehnologi itu serta menyebutkan beberapa besar pekerja butuh dilatih ulang (re-skill), disebabkan mereka yang tidak berhasil menyesuaikan juga akan kehilangan pekerjaan mereka.







