Beranda Analisa Forex Laporan Konstruksi Menurun, Pound Melemah

Laporan Konstruksi Menurun, Pound Melemah

638
0

Pasangan GBP/USD jalani pelemahan dua hari berturut-turut semenjak perayaan Tahun Baru 2020. Cable melemah 0.57 % pada posisi 1.3062 mendekati akhir session Eropa 3/1, karena merosotnya sentimen pasar.

Unsur dari luar dan dalam negeri Inggris mengubah gerakan kesempatan ini, yakni eskalasi perselisihan geopolitik di Timur Tengah serta jeleknya data PMI Konstruksi Inggris di akhir tahun kemarin.

\Pagi hari barusan, Pentagon memverifikasi jika serangan drone AS di Baghdad sudah tewaskan Jenderal Qasem Soleimani, kepala pasukan elite Quds Iran.

Kematian Soleimani yang disebut satu diantara petinggi militer paling tinggi Iran ini langsung menggerakkan Teheran untuk mengumumkan serangan balasan.

Presiden Iran Hassan Rouhani menjelaskan jika kejadian ini akan membuat Iran makin tegas dalam perlawanannya pada AS.

Pengorbanan Soleimani akan membuat Iran makin tegas untuk menantang ekspansi Amerika serta bela nilai-nilai Islami kami.

Tanpa ada kebimbangan, Iran serta beberapa negara yang inginkan kebebasan yang lain di daerah ini akan lakukan pembalasan baginya, tutur Rouhani dalam satu pengakuan tv yang diambil oleh Reuters.

Beberapa aktor pasar mencemaskan akan berlangsungnya perang frontal di lokasi Timur Tengah di antara beberapa pihak yang bersengketa.

Sesuai dengan itu, trader serta investor langsung mencampakkan mata uang-mata uang yang dipandang beresiko tinggi, menukarnya dengan asset safe haven yang lebih terjamin.

Mengakibatkan, pasangan mata uang GBP/JPY turun lebih dari 1 % ke rata-rata 141.00. GBP/USD turut terpengaruh juga.

Selain itu, data ekonomi Inggris terus-terusan menyedihkan. Sesudah data PMI Manufaktur tempo hari meleset dari harapan, sekarang giliran data PMI Konstruksi.

IHS Markit/CIPS memberikan laporan jika hasil survey pada beberapa pelaku bisnis di bagian konstruksi tunjukkan penurunan indeks dari 45.3 jadi 44.4 pada bulan Desember 2019, jauh dibawah harapan yang dibanderol pada 45.9.

Untungnya, beberapa pelaku bisnis mengemukakan optimisme mereka pada outlook ekonomi ke depan. Seandainya ketidakpastian brexit berkurang, karena itu kegiatan atau pesanan konstruksi diinginkan akan kembali bertambah.

Survey PMI Konstruksi diselenggarakan sekitar periode pemilu Inggris bulan kemarin, hingga dipandang belum mencerminkan optimisme ini secara baik. Namun, data periode selanjutnya diinginkan akan tunjukkan perbaikan kapasitas.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses