Mengawali perdagangan pasar forex akhir pekanJumat 14/02/2020 terlihat ketertarikan perdagangan valas safe haven bertambah oleh berita paling baru penambahan korban wabah virus Corona dan serangan roket ke pangkalan militer AS di Irak.
Karena itu jadi safe haven, dolar AS alami kenaikan sampai menjulang ke urutan tinggi 4 bulan lebih. Lawannya euro dalam pair EURUSD sampai urutan paling rendah baru multi-tahun di 1,0833.
Tetapi poundsterling melompat sesudah pembongkaran Kabinet PM Inggris Johnson. Kanselir Menteri Keuangan baru, Rishi Sunak, diketahui memberi dukungan stimulus fiskal yang akan ambil beberapa desakan pada Bank Inggris untuk turunkan suku bunga.
Yen Jepang jadi safe haven terapresiasi cuma sedikit, dengan pair USDJPY kekuatan bearish terbatas. Kemampuan yen di dukung oleh anjloknya perdagangan saham global dan imbal hasil obligasi.
Berikut beberapa katalis penggerak pasar ini hari yang penting dilihat oleh beberapa trader forex:
- Povinsi Huabei memberikan laporan penambahan korban 4.823 terinfeksi di hari ke-2 dengan penambahan 116 yang meninggal, hingga keseluruhan korban penjuru dunia jadi 65.236 terinfeksi serta 1.487 kematian.
- Berita paling baru disampaikan berlangsung serangan roket ke pangkalan militer AS di Irak, tetapi tidak ada korban.
- Untuk berita ekonomi, yang perlu pada session Eropa ada launching prelim GDP Jerman serta di session Amerika ada launching data retail sales AS bulan Januari.
Peluang Trading EUR/USD Jumat 14/02/20
EUR/USD dalam perdagangan di bawah 1.09, posisi paling rendah semenjak tahun 2017. Memburuknya keadaan di Jerman serta pertaruhan semakin lebih banyak stimulus dari ECB memberatkan euro.
Sesaat dolar AS alami keuntungan dengan meningkatknya ketakutan akan virus corona sesudah Cina memberikan laporan lompatan dalam jumlahnya masalah.
Tiap orang ingin tahu sejauh mana euro akan turun. Tidak saja euro sedang dalam trend turun sejak dari awal bulan Februari, tetapi kehilangan nilainya 8 kali dari 9 hari perdagangan serta kenaikannya pada 1 hari itu juga cuma bertambah sedikit saja.
Karena penurunan dari EUR/USD dapat diidentifikasi dari 6 fakta serta umumnya terkait dengan berlangsungnya divergence di antara ekonomi AS dengan ekonomi zone Euro.
- ECB menjaga keperluan akan tingkat bunga yang rendah serta coba peluang akan memberi makin banyak stimulus. Sebaliknya the Fed nyaman dalam menjaga kebijaksanaan moneternya konstan.
- Data zone Euro kembali lebih buruk dengan produksi industri zone Euro roboh dengan tajam.
- Prihatin jika perkembangan kuartal keempat zone Euro akan lemah sesaat penjualan ritel AS direncanakan akan kuat.
- Ekonomi zone Euro lebih digerakkan oleh manufaktur serta karena itu lebih rawan pada perlambatan yang berlangsung di Cina dibanding dengan Amerika Serikat.
- Tingkat bunga yang rendah membuat Euro jadi matauang yang menarik untuk didanai.
- Sebaliknya dolar AS memperoleh penawaran safe-haven dengan bertambahnya virus corona.
Sebab data-data makro ekonomi yang akan keluar pada minggu-minggu mendatang umumnya akan memperlihatkan divergence di antara perekonomian zone Euro dengan perekonomian AS, karena itu penurunan Euro peluang akan bersambung.
Dukungan paling dekat ada pada 1.0820 yang jika sukses ditembus akan lanjut ke 1.0790 dan 1.0720. Sedang resistance paling dekat ada pada 1.0890 yang jika sukses ditembus akan lanjut ke 1.0925 dan 1.0940.






