Pasangan USD/JPY bergerak konstan pada rata-rata 109.82 dalam perdagangan 14/2.
Sentimen risk-off bertambah bersamaan merebaknya kebimbangan di pikiran trader serta investor berkaitan rasio wabah virus Corona yang sebenarnya.
Tetapi, penambahan keinginan pada aset-aset safe haven condong moderat.
Otoritas propinsi Hubei -ibukota propinsi Wuhan adalah episenter wabah menginformasikan penambahan relevan dalam jumlahnya masalah serta korban wafat karena virus Corona COVID 19.
Ada bertambahnya 4,823 masalah serta 116 korban wafat baru per 13 Februari. Penambahan itu dikarenakan oleh adopsi cara baru dalam mendiagnosa virus.
Mengakibatkan, berlangsung penambahan ketidakpastian tentang rasio wabah sebenarnya.
Investor serta trader merasakan sangsi untuk ambil efek tambah tinggi sebelumnya ada bukti riil jika penebaran wabah sudah teratasi.
Ada tindakan penghindaran efek , hingga Yen serta asset safe haven lain sudah bertambah, tapi reaksi selama ini temporer serta terbatas, kata Masafumi Yamamoto.
Perubahan standard laporan di China itu mencemaskan. Ada ketakutan jika China masih sembunyikan suatu hal berkaitan wabah ini.
Hasil survey oleh Reuters memperlihatkan beberapa ekonom memandang perekonomian China kuartal ini akan berkembang dengan pergerakan paling lamban semenjak kritis keuangan kemarin.
Namun, perlambatan ekonomi akan temporer saja bila China sukses mengatasi wabah. Di luar rumor wabah virus Corona, ketertarikan efek lesu sebab memburuknya outlook ekonomi Zone Euro.
Laporan output bidang manufaktur serta industri Zone Euro yang dikeluarkan di awal minggu, mengisyaratkan jika kebijaksanaan moneter selalu berbentuk longgar serta tidak ada keinginan suku bunga negatif dihapus dalam tempo lebih lama .
Di lain sisi, sentimen risk-on mendapatkan suport dari reshuffle kabinet di Inggris.
PM Boris Johnson mengubah barisan menterinya untuk menampung rencana-rencana kebijaksanaan ke depan, terhitung penambahan budget berbelanja negara serta negosiasi perdagangan dengan Uni Eropa.
Pemilihan Menteri Keuangan baru, Rishi Sunak, diterima baik oleh aktor pasar sebab dia dipandang akan lebih fleksibel dibanding pendahulunya, Sajid Javid.






