Pencabutan pegging Franc Swiss sama dengan 1. 20 Franc per Euro serta penetapan suku bunga negatif oleh bank sentral Swiss pada Januari 2015 menyebabkan gejolak finansial yang menyebabkan kebangkrutan beberapa broker serta lalu dijuluki Black Thursday.
Sesudah pencabutan pegging, nilai ganti Franc Swiss bergerak naik mencolok sampai dibawah 1. 00 Franc per Euro. Tetapi, pada hari Rabu ini EUR/CHF telah naik kembali sampai 1. 19, cuma sejengkal menuju angka pegging.
Pelemahan Franc pada Euro sudah berjalan mulai sejak kuartal ke-2 tahun 2017, tampak dari gerakan EUR/CHF naik meninggalkan kisaran 1. 08 ke atas 1. 10. Bahkan juga, reli menajam dalam dua bulan paling akhir, bersamaan dengan bergerak naiknya pemulihan ekonomi Zone Euro.
Tetapi, pelemahan Franc ini bukan berita jelek untuk bank sentral Swiss (Swiss National Bank/SNB), karena angka pegging EUR/CHF 1. 20 bisa disebutkan jadi nilai ganti baik yang diekspektasikan bisa mensupport iklim ekspor-impor Swiss.
Pantas untuk dicatat, satu diantara argumen kenapa SNB mencabut pegging EUR/CHF serta me-negatif-kan suku bunga pada awal 2015 yaitu ketakmampuan mereka menanggulangi penguatan Swiss Franc karena pelarian sejumlah dana dari Zone Euro ke mata uang safe haven ini.
Saat ini, sesudah keadaan ekonomi Zone Euro perlahan-lahan lebih baik, arus dana kembali normal. Oleh karena itu, SNB dapat mulai memperhitungkan untuk menormalisasi kebijakan, atau bahkan juga menambah suku bunga ke posisi diatas 0.







