Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Fed Rosengren Tetaplah Yakin Di Tengah Resiko Perang Dagang

Fed Rosengren Tetaplah Yakin Di Tengah Resiko Perang Dagang

661
0

Presiden Fed Boston Eric Rosengren mengungkapkan kalau Bank Sentral AS masih tetap akan menjaga prospek bergerak naik pada suku bunga terendah selama tahun 2018, yang menyeimbangi ekonomi dengan lebih kuat. Pertimbangan ini diambil di dalam resiko perang dagang.

 

Sang pembuat kebijakan Fed Eric Rosengren yang memutuskan untuk pidah jadi lebih hawkish dua tahun ini, dirinya percaya menyebutkan keadaan ekonomi AS lebih kuat dan itu akan berdampak positif sesuai dengan prediski oleh FOMC.

 

Saya menginginkan semakin banyak jadwal pengetatan dari pada harapan yang sebelumnya (dua kebergerak naikan suku bunga sekali lagi) untuk tahun ini, seperti forecast kebijakan Fed bulan kemarin pada saat melakukan Rate hike pertama di tahun 2018, tegas Rosengren hari Jumat pagi saat setempat.

 

Untuk mensupport pernyataannya, Fed Rosengren melukiskan optimisme mengenai perkembangan lapangan kerja AS yang makin solid, sedikit penambahan pada nilai inflasi, serta perkembangan ekonomi diatas rata rata.

 

Rosengren juga mengatakan akibat perang dagang jadi resiko periode pendek, serta lebih mengutamakan kalau stimulus fiskal malah bisa menjadi seuatu problem untuk jangka panjang.

 

Walau tidak terlalu mencemaskan dampak perang dagang, Rosengren menyebutkan problem kebergerak naikan tarif import logam punya potensi mendapatkan efeknya dampak ” spillover ” yang mungkin saja susah diukur.

 

 Saya tidak meramalkan masalah perdagangan yang penting atau problem ” Boom-Burst ” yang besar. Tetapi akibat negatif yang mungkin saja keluar karena kebergerak naikan tarif import logam, mesti kita awasi dengan hati hati, tambah Rosengren.

Sedangkan utnk Greenback bergerak naik ke angka teratas dalam 7 minggu pada Yen untuk hari Jumat, bersamaan dengan konsentrasi sejumlah pelaku pasar yang berubah dari data laporan pendapatan perusahaan AS (US Corporate Earnings). Situasi pasar juga relatif ” mengacuhkan ” kecemasan terkait kesempatan peluang intervensi militer negara-negara Barat.

 

Pelemahan Yen untuk mata uang safe haven memberikan indikasi ketertarikan resiko yang kembali pulih, sebelumnya nyaris dalam satu pekan terjadi kemelut berkaitan relasi perdagangan AS-China serta potensi semakin membesarnya kembali perang Suriah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses