
Federal Reserve (Fed) yang dovish secara langsung memberikan pertanda munculnya beragam penurunan suku bunga untuk tahun depan yang membuat imbal hasil Treasury AS dan dolar mengalami penurunan drastis pada paruh kedua pekan ini.
Sehingga kondisi pasar untuk sekarang ini diprediksi akan menghadapi enam penurunan suku bunga hingga mencapai 25 basis poin tahun depan di AS. Di mana dalam hal ini penurunan suku bunga pertama akan terlihat pada pertemuan bulan Maret.
Analisis Grafik Emas (XAU/USD) dan Perak (XAG/USD)
Penetapan harga probabilitas suku bunga yang agresif ini menyebabkan emas dan perak mengalami kenaikan yang drastis pada hari Rabu. Hal ini terjadi, tepat setelah keduanya mengalami penurunan khususnya di awal pekan.
PDB dan untuk mengakhiri pekan ini PDB Inggris sampai PCE inti AS. Untuk area pada hari Rabu memunculkan inflasi Inggris sampai kepercayaan konsumen AS. Kemudian, untuk hari Kamis kuartal ketiga AS terakhir inflasi final Pembaca Euro BoJ terbaru dan kebijakan moneter.
Sehingga emas mengalami pergerakan sideways jelang akhir pekan setelah tidak berhasil dalam menembus resistensi lama di level 2,043 USD per oz. Emas kembali berada pada posisi di atas ketiga simple moving average, sebuah pengaturan positif, dengan support terlihat di level 2,016 USD per oz.
Untuk SMA 20 hari diikuti oleh resistensi sebelumnya yang mengalami perubahan menjadi support di level 2,009 USD per oz. Penembusan yang jelas berada di atas 2,043 USD per oz. Ini nanti akan membantu dalam melihat emas bergerak lebih tinggi dengan level 2,070 USD per oz.





