Walaupun bank sentral AS mengambil keputusan untuk mempertahankan kebijakannya dengan tidak berubah pada hari Rabu. Jelas saja bank sentral tersebut mengambil sikap dovish, ini menjadi sebuah perubahan haluan yang terlihat sangat mustahil terjadi berdasarkan retorika baru-baru ini.
Untuk bisa memberikan konteks, The Fed mengadopsi pendangan yang lebih optimis khususnya pada prospek inflasi. Dalam hal ini mereka mulai mengakui dimulainya diskusi tentang penurunan suku bunga dan memberikan pertanda Pelonggaran sebesar 75 basis poin pada tahun 2024.
PCE Inti Berada di Dek yang Membuat Dolar AS dalam Bahaya
Kemudian, pergeseran tak terduga dalam strategi ini memberikan kejutan bagi investor dan berada pada posisi yang salah. Sehingga hal ini menyebabkan munculnya ekspektasi suku bunga mengalami penurunan drastis.
Tentu sudah banyak teori yang bermunculan demi bisa menjelaskan perubahan tersebut. Akan tetapi, sebagian besar pedagang merasa yakin jika saja ini bukanlah pengembalian kebijakan sepenuhnya. Namun, ini bisa dikatakan sebagai taktik pengendalian kerusakan demi bisa meredam semangat dan mencegah keuangan supaya tidak semakin melemah.
Dalam kondisi ini, jelas saja trader harus terus memperhatikan kalender ekonomi, misalnya saja pertumbuhan bias ke sisi bawah. Kemudian, pada hari-hari pertama pekan ini tidak akan memunculkan peristiwa berisiko besar apa pun.
Namun, pada hari Jumat akan menjadi penting dengan diluncurkannya Pendapatan dan Pengeluaran Pribadi, sebuah laporan penting yang menjelaskan informasi tentang belanja konsumen dan PCE inti, sampai laporan The Fed.
Ini semua sering diabaikan oleh para pelaku pasar, supaya tetap dovish, belanja pribadi dan PCE inti harus selalu terkendali. Tentunya kegagalan untuk memberikan gambaran moderasi akan memberikan sinyal bahwa perekonomian masih dalam kondisi panas dan terlalu dini untuk memberikan kelonggaran kepada kebijakan.
Yang jelas ini menjadi sebuah skenario yang bisa memberikan dampak berupa penyesuaian ekspektasi suku bunga yang lebih hawkish. Sehingga dari sinilah nanti akan muncul peningkatan pada greenback dalam prosesnya.






