Beranda Analisa Forex ECP Membatasi Kebijakan Moneter

ECP Membatasi Kebijakan Moneter

519
0

Pada bulan September kemarin, ECB telah menggelontorkan motivasi guna memacu ekonomi pada mata uang euro yang sedang melambat.

Saat itu ECB mengurangi suku bunga deposito deposit facility sebanyak 10 basis poin bps sebagai -0,5%, ad interim main refinancing facility tetap sebanyak suku bunga pinjaman lending facility juga tetap sebesar 0,25%.

Bank sentral yang ketika itu masih diketuai Mario Draghi ini jua mengaktifkan kembali acara pembelian hasil obligasi  surat berharga atau yang dikenal menggunakan quantitative easing QE yang sebelumnya sudah dihentikan dalam akhir tahun 2018.

Program pembelian hasil tersebut akan dimulai pada 1 November 2019 menggunakan nilai 20 miliar euro dalam per bulan.

Berdasarkan launching ECB yang dilansir Reuters, QE kali ini masih belum terbatas saat, ialah akan terus dilakukan sepanjang diperlukan buat memberikan stimulus untuk perekonomian zona euro.

Suku bunga ECB sudah rendah bahkan minus, ad interim QE telah diterapkan, sehingga keputusan ECB diperkirakan tidak akan seagresif The Fed, mata uang euro pun berhasil bergerak naik terhadap dolar AS.

Australia: Laporan Westpac Consumer Sentiment Melemah

Badan Statistik Australia merilis hasil laporan Sentimen Konsumen buat bulan Maret yang terperosok 3.8 %, lebih jelek ketimbang laporan periode sebelumnya yang masih membukukan kenaikan 2.3 %.

Dalam basis poin, hasil survei yang dilakukan sang Westpac terhadap sejumlah konsumen menerangkan kemerosotan menurut 95.5 sebagai hanya 91.9. Secara historis, ini merupakan level terendah dalam 5 tahun terakhir.

Salah satu faktor primer yang mengakibatkan Kepercayaan Konsumen yang semakin dalam kuartal pertama tahun ini adalah dampak endemi virus Corona.

Meskipun virus ini sudah masuk ke Australia semenjak bulan Februari lalu, tapi efeknya terhadap outlook ekonomi yang terbaru terasa pada survei bulan Maret.

Hasil survei Westpac memperlihatkan bahwa sebagian besar konsumen mengkhawatirkan terhadap prospek ekonomi jangka pendek, namun kurang begitu mengkhawatirkan syarat keuangan mereka  sebagai jangak panjang tergaet perekonomian.

Dari ke-5 sub indeks yang disurvei, menurunnya terbesar terjadi dalam syarat ekonomi selama 12 bulan yang akan datag, dengan penurunan sebesar 12.8 % menjadi 77.9. sedangkan, sub indeks untuk syarat 5 tahun yang akan datang hanya turun 1.3 % sebagai 90.4.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses