18 November 2025: Pasar forex hari ini bergerak dengan sentimen hati-hati (cautious). Indeks Dolar AS (DXY) mencoba pulih dari level terendah multi-bulan di tengah meredanya dampak government shutdown AS. Volatilitas pasar sedikit tertahan karena investor menunggu rilis data ekonomi AS yang tertunda (seperti NFP) dan laporan pendapatan Nvidia yang dijadwalkan hari Rabu besok.
Kondisi Teknikal
1. Indeks Dolar AS (DXY)
- Harga Saat Ini Bergerak di kisaran 99.50 – 99.85.
- Tren Bearish jangka menengah, namun Rebound jangka pendek.
- DXY berhasil bertahan di atas support psikologis 99.00. Saat ini harga sedang menguji resistance minor di 99.60 – 99.80. Jika berhasil tembus, target berikutnya adalah area 100.00 (level psikologis).
- Aksi short-covering (penutupan posisi jual) setelah pemerintah AS dibuka kembali dan berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang agresif untuk bulan depan.
2. XAU/USD (Emas)
- Harga Saat Ini Konsolidasi di area $4.050 – $4.100 per troy ons.
- Tren Sideways (Datar).
- Emas tertahan di bawah resistance $4.140. Dukungan pembeli masih kuat di area $4.020.
- Tarik menarik antara permintaan safe-haven (akibat ketegangan geopolitik Jepang-China dan kebijakan tarif Trump) melawan penguatan jangka pendek Dolar AS.
3. Pasangan Mata Uang Populer
- GBP/USD: Tertekan di sekitar 1.3150. Pasangan ini gagal menembus 1.3200 dan kini menguji support di 1.3100. Sentimen cenderung bearish jika Dolar terus menguat.
- USD/JPY: Diperdagangkan di area 154.60 – 154.80. Terdapat tekanan jual di area resistance 155.00 seiring meningkatnya tensi dagang dan geopolitik di Asia Timur.
- EUR/USD: Bergerak di kisaran 1.1600. Level 1.1660 menjadi resistance kunci yang sulit ditembus minggu ini.
Faktor Penyebab Pergerakan
- Pasca “US Government Shutdown”:
Pembukaan kembali pemerintah AS membuat pasar kembali fokus pada data ekonomi. Namun, karena banyak data penting (seperti inflasi CPI dan tenaga kerja) tertunda rilisnya, investor bersikap waspada dan tidak berani mengambil posisi besar. - Ekspektasi The Fed (Suku Bunga):
Peluang pemangkasan suku bunga The Fed untuk bulan Desember telah turun di bawah 50% menyusul komentar hawkish dari beberapa pejabat The Fed (seperti Waller dan Kashkari). Hal ini memberikan tenaga bagi Dolar AS untuk bangkit dari level 99.00. - Faktor Politik & Geopolitik:
Kebijakan tarif Presiden Trump dan ketegangan dagang yang melibatkan China dan Jepang terus membayangi, menjaga harga Emas tetap tinggi (di atas $4.000) meskipun Dolar menguat
Disclaimer: Analisa ini bertujuan sebagai edukasi dan informasi, bukan anjuran investasi langsung. Selalu gunakan manajemen risiko yang baik dalam trading forex.







